by Listiyo Nuraini | 24 Nov 2023 | Informasi
Rooftop Atap merupakan salah satu elemen penting yang perlu dipertimbangkan, karena bisa menambah kenyamanan saat berada di rumah.
Memilih rooftop juga tidak boleh sembarangan, apabila kamu mementingkan keamanan dan kesehatan untuk keluarga kamu.
Pasalnya, salah satu jenis atap, bisa membahayakan penghuni rumah, apabila serat material yang digunakan terebar ke seluruh lingkungan.
Jenis atap berbahaya tersebut adalah atap Asbes. Hal ini sudah kami singgung terkait bahaya asbes untuk kesehatan yang patut diwaspadai.
Oleh karena itu, demi kenyamanan dari keluarga tercinta kamu, gunakanlah atap yang aman dan tidak membahayakan kesehatan. Scroll down untuk mengetahui penjelasan lengkapnya!
Fungsi Atap Secara Spesifik

Umumnya atap digunakan untuk melindungi rumah dari panas atau dinginnya cuaca eksternal. Namun,perlu diketahui bahwa atap juga memiliki fungsi spesifik yang lebih khusus, berikut fungsinya:
- Menerima beban dari atap itu sendiri, yaitu bahan pelapis dan beban kuda-kuda berarah vertikal yang selanjutnya diteruskan ke kolom dan pondasi.
- Menahan tekanan angin muatan kencang yang berarah horizontal pada gevel.
- Menahan panas sinar matahari dan menahan suhu agar tidak masuk ke dalamnya, sehingga suhu ruangan berada pada suhu tetap.
- Menjaga atap agar tidak masuk air hujan dan mengalirkannya sesuai dengan bentuk struktur atap yang diaplikasikan.
- Memberikan perlindungan dari kondisi eksternal bagi penghuni rumahnya.
- Menyediakan tempat yang teduh, sejuk, dan nyaman.
- Menahan berbagai partikel-partikel luar agar tidak masukke dalam.
Dengan melihat fungsi spesifik atap tersebut, tentu keberadaan atap penting dalam bangunan. Pilihlah atap yang membuat kondisi dalam ruangan tersebut nyaman dan aman.
Rekomendasi Rooftop Atap yang Aman dan Estetik
Banyak sekali rumah yang telah menerapkan rooftop sebagai tambahan bangunan mereka. Inilah rekomendasi rooftop atap yang aman untuk kesehatan dan bikin nyaman ruangan kamu, berikut daftar lengkapnya:
Kanopi Rooftop Seng Atap Plastik Transparan
Rooftop merupakan bagian yang berada di atas atap rumah menjadi salah satu hal menarik dibuat untuk bersantai di kala senggang. Kamu bisa menggunakan seng atap plastik transparan untuk menutup rooftop kamu.
Selain itu, dengan menggunakan seng atap plastik, maka kamu bisa menghemat energi dengan tidak menggunakan energi listrik ketika siang hari.
Atap plastik transparan bisa membuat tampilan rooftop kamu estetik dan tetap mendapatkan pencahayaan. Hal ini bisa membuat pemanfaatan bangunan kamu lebih maksimal. Terlebih jika rooftop yang kamu bangun menerapkan konsep greenhouse. Kamu juga bisa menambahkan kursi dan meja untuk menikmati makan siang.
Atap plastik ini mempunyai kelebihan utama yang membuat atap ini cocok digunakan untuk rooftop adalah sebagai berikut:
- Anti karat dan anti lumut sehingga tahan terhadap bahan kimia.
- Lentur tidak tidak mudah pecah sehingga lebih awet.
- Ramah lingkungan sehingga bisa didaur ulang dan dibuat produk baru yang bisa digunakan kembali.
- Warna transparan bisa menerima pencahayaan alami dari sinar matahari sehingga meminimalisir pengggunaan energi listrik.
Kamu bisa menggunakan atap plastik Grand Luxe untuk rooftop kamu agar lebih estetik dan cenderung lebih murah dibandingkan dengan atap jenis lainnya.
Info pemesanan dan konsultasi mengenai ukuran atap plastik bisa langsung menanyakan ke Official di bawah ini.
Atap Kayu Style Rustik
Jenis atap kayu juga bisa kamu gunakan untuk penutup rooftop dengan gaya rustik. Gaya ini menekankan tampilan yang alami, sederhana dan kasar.
Atap ini bisa menjadi pilihan karena biaya yang dikeluarkan lebih sedikit karena hanya membutuhkan atap kayu dan pelindung agar tidak mudah bocor.
Untuk kamu yang menyukai atap bergaya bohemian dan rustik, menggunakan atap ini akan memberikan kesan hangat, dan lebih tenang.
Atap uPVC
Salah satu jenis atap yang cocok digunakan untuk rooftop adalah atap uPVC. Atap uPVC sangat cocok digunakan karena tidak ada suara bising ketika hujan. Bahkan, lebih lirih dibandingkan dengan atap Genteng.
Material atap uPVC mampu menahan beban hingga 540 Kg dan bisa menahan panas matahari pada siang haru dengan baik.
Ini bisa membuat rooftop tetap sejuk. Kamu bisa memilih atap jenis ini karena anti karat tidak mudah terkena hamabatan api sehingga keamanan lebih bagus.
Retractable Roof
Jenis atap retractable juga sangat cocok diaplikasikan untuk rooftop. Keunggulan utama atap retractable adalah atap yang fleksibel karena bisa dibuka kembali menyesuaikan kebutuhan.
Area rooftop akan terlindungi dengan menggunakan atap jenis ini tetapi juga bisa dibuka kembali jika ingin ruangan rooftop terbuka.
Jenis ini juga sangat banyak diminati karena selain fungsinya yang fleksibel tetapi juga terlihat estetik dan tampak modern.
Atap Kanopi Membran
Kanopi membran bisa menjadi salah satu pilihan untuk atap rooftop. Atap ini memberikan kesan keteduhan dan memberikan kesejukan pada bagian bawahnya. Kelebihan atap ini mempunyai bahan kain khusus yang lebih tebal dan kuat sehingga membuat atap ini lebih awet.
Jenis atap ini juga bisa memadukan membran dan konstruksi besi guna menghasilkan desain rooftop yang memberikan kesan tampak indah dan eksotis.
Atap Solar Panel
Kamu juga bisa menggunakan jenis atap populer ini yang memanfaatkan listrik tenaga surya sehingga selain bisa digunakan untuk pelindung tetapi juga bisa digunakan untuk pembangkit listrik.
Hanya saja, pengggunaan atap solar panel leboh mahal dibandingkan dengan jenis atap lainnya dan membutuhkan tenaga ahli untuk mengaoplikasikannya pada bangunan.
Penutup
Itulah jenis rooftop atap yang direkomendasikan dan membua tampilant rooftop kamu lebih estetik dan memberikan kenyamanan. Gunakan atap Grand Luxe untuk menghemat budget dan memaksimalkan fungsi atap rooftop.
by Listiyo Nuraini | 17 Nov 2023 | Informasi
Atap menjadi komponen terpenting yang perlu diperhatikan sebab menjadi salah satu faktor utama, apakah kondisi rumah kamu terasa nyaman atau tidak.
Pemilihan atap dapat melihat dari jenis bahan yang dipakai apakah termasuk isolasi panas atau tidak.
Untuk itu, kami rekomendasikan bahan untuk atap rumah yang tidak panas.
Scroll down, untuk rekomendasi selengkapnya!
Mengenal Atap Rumah yang Tidak Panas
Atap yang tidak panas ialah salah satu jenis atap yang dibuat dengan fitur-fitur tertentu dengan bahan khusus yang bisa mengurangi penyerapan sinar matahari ke dalam bangunan.
Adapun tujuan dari bahan atap rumah yaitu dengan membuat suasana di dalam rumah terasa sejuk, nyaman, dan mengurangi rasa panas pada suhu ruangan.
Atap yang tidak panas ini berperan penting dalam mengurangi energi dan meningkatkan kenyamanan pada rumah.
Jenis Bahan Untuk Atap Rumah yang Tidak Panas
Memasuki musim kemarau di Indonesia, tentu membuat keadaan daerah tertentu menjadi panas dibandingkan dengan musim hujan.
Atap rumah yang kamu pakai bisa menjadi faktor utama suhu ruang menjadi panas, sehingga sangat penting untuk memilih atap yang tepat.
Berikut ini adalah bahan atap rumah yang tidak panas, dan penjelasannya secara rinci!
1. Bahan Tidak Panas: Atap Metal (Zincalume, Galvalume)

Dibandingkan dengan atap konvensional, atap yang berbahan Zincalume Galvalume lebih sering digunakan. Umumnya atap ini mempunyai komposisi Alumunium 55%, Zinc 43,5%, dan Silicon 1,5%.
Keunggulan Atap Metal adalah sebagai berikut:
- Tahan korosi karena mengandung campuran antara Alumunium dan Zinc yang membuatnya 4x lebih baik ketahanan korosi dibandingkan dengan baja lapis Galvanis.
- Harga lebih ekonomis, karena beratnya yang ringan, maka dapat memberikan per meter persegu luasan pada setian tonnya.
- Mudah dibentuk, strukturnya yang lebih tipis dan kuat, bahan atap ini lebih mudah dalam pendesainannya dan pembentukan atapnya.
- Motif gelombang dan garis halus membuat atap ini lebih menarik dan mempunyai motif yang berbeda.
- Lapisan resin, mempunyai lapisan yang bersih dan akan memberikan tampilan akhir yang lebih halus dan indah dalam proses pewarnaan dan tidak mudah rusak.
- Tahan terhadap cuaca dan suhu tinggi, dengan suhu proses pembuatannya sebesar 600 derajat Farenheit.
- Kemampuan memantulkan panas yang baik, sehingga ruangan di bawahnya tidak akan terkena sinar matahari yang masuk.
2. Bahan Tidak Panas: Genteng Beton

Atap genteng Beton dibuat dengan material campuran antara bahan semen dan pasir yang kemudian dikombinasaikan dengan pigmen warna.
Keunggulan utama atap genteng beton adalah sebagai berikut:
- Durabilitas dan ketahanan yang kuat sehingga lebih lama penggunaannya dibandingkan dengan jenis atap lainnya. Bahkan ia digandrungi memiliki usia hingga 20 tahun.
- Dapat bertahan pada perubahan suhu yang ekstrem.
- Dapat menahan pada serangan biologis seperti polusi udara dan suara, sehingga cocok diaplikasikan pada wilayah perkotaan.
- Mempunyai bentuk dan warna yang bervariatif sehingga bisa disesuaikan dengan selera. Warna yang kerap kali dibuat adalah seperti Hijau, Cokelat, dan Biru.
- Mampu memantulkan panas, sehingga membuat atap ini tidak panas.
- Bentuknya tidak mudah berubah dan tetap seperti bentuk produksinya.
- Harga relatif terjangkau.
3. Bahan Tidak Panas: Atap Keramik (Genteng Tanah Liat)

Atap keramik terbuat dari campuran tanah liat dan kaolin yang kemudian dikombinasikan dengan pasir kuarsa.
Keunggulan utama yang membuat atap keramik ini adalah sebagai berikut:
- Mempunyai ketahanan tinggi terhadap berbagai perubahan cuaca, sehingga tidak akan mudah rusak dan hancur.
- Tahan terhadap api sehingga memungkinkan untuk meminimalisir merambatnya api ketika terjadi keteledoran kebakaran.
- Tahan terhadap benturan yang sangat keras.
- Mempunyai durabiliti yang panjang sehingga lebih awet.
- Mempunyai desain yang beragam.
- Ramah lingkungan.
- Tidak membutuhkan perawatan.
- Tahan terhadap pembusukan.
4. Bahan Tidak Panas: Atap Aspal Bergelombang

Atap aspal dibuat dari bahan-bahan campuran dasar aspal atau bitumen dan pasir batu, alga coating, dan fiberglass.
Keunggulan atap aspal adalah sebagai berikut:
- Ringan namun tahan banting.
- Mampu meredam bising sehingga ruangan lebih hening dibandingkan dengan menggunakan atap lainnya.
- Mempunyai variasi warna yang beragam.
- Lebih mudah mengikuti bentuk bangunan.
5. Bahan Tidak Panas: Atap Plastik Polycarbonate

Atap ini mempunyai warna yang beragam, tetapi setiap warna mempunyai sifat transmisi panas yang beragam tergantung dari warna atap kanopi tersebut.
Semakin gelap warna kanopi tersebut semakin kecil transmisi panas yang masuk ke dalam ruangan.
6. Bahan Tidak Panas: Atap Plastik Polypropylene

Atap plastik Polypropylene terbuat dari bahan Polypropylene itu sendiri. Keunggulan utama dari atap Polypropylene adalah sebagai berikut:
- Mempunyai berat yang ringan tetapi kuat menahan beban.
- Tahan terhadap korosi yang sangat kuat sehingga lebih awet dan tahan panas.
- Tahan terhadap cuaca ekstrem.
- Ketahanan terhadap perubahan cuaca membuatnya sangat cocok diaplikasikan di berbagai kondisi cuaca.
- Memiliki isolasi termal yang baik, sehingga dapat membantu mengurangi perpindahan panas dan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
- Memiliki ketahanan kimia yang baik sehingga cocok digunakan untuk berbagai lingkungan yang membutuhkan ketahanan terhadap korosi kimia.
- Anti karat dan anti korosi.
- Daur ulang dan ramah lingkungan sehingga bisa mengurangi dampak terhadap plastik yang tidak digunakan.
- Desainnya lebih variatif
Pembelian Atap Polyprepylene
Atap Polypropylene Grand Luxe menjadi pilihan atap pilihan yang mempunyai keunggulan lebih. Tidak hanya itu, atap ini mempunyai 2 warna yang bisa kamu pilih seperti Hijau dan Merah.
Atap ini sangat bervariasi, memiliki warna variasi, dan tahan terhadap benturan. Lebih menariknya, dengan minimal pembelian Rp500 ribu, kamu sudah mendapatkan gratis ongkos kirim dari Atap Grand Luxe. Konsultasi dan pesan sekarang juga!

Penutup
Itulah 6 bahan atap yang tidak panas, yang bisa kamu gunakan sebagai penutup atap yang mampu menahan panas matahari dan membuat ruangan kamu tetap dingin.
by Listiyo Nuraini | 14 Nov 2023 | Informasi
Inspirasi bentuk atap teras rumah sederhana sedang menjadi tren masa kini karena bisa diterapkan di berbagai jenis rumah dan memanfaatkan ruang yang ada tetapi tampilan tetap enak dilihat.
Terdapat berbagai jenis bentuk atap rumah yang bisa kamu tiru unttuk rumah Anda secara gratis di artikel ini.
Kamu bisa menyesuaikan dengan selera untuk desain dan tampilannya.
Scroll down untuk mengetahui penjelasan lengkapnya.
Bentuk Atap Teras Rumah Sederhana Terbaik
Banyaknya desain atap teras rumah, bisa menjadi pilihan sesuai dengan selera kamu, tetapi kualitas dari atap dan harga juga perlu dipertimbangkan agar pemilihan atap tepat.
Berikut ini adalah berbagai inspirasi atap rumah yang bisa kamu pilih berdasarkan material yang dibuatnya:
Bentuk Atap Teras Rumah Sederhana Plastik

Bentuk Atap Teras Rumah Sederhana Plastik, Atap Grand Luxe
Atap rumah plastik bisa menjadi pilihan terbaik bagi kamu yang mengutamakan harga ekonomis tetapi kualitas tetap bertahan lama.
Jenis atap plastik sangat beragam, tentunya jenis tersebut juga mempunyai keunggulan masing-masing. Sehingga penting untuk mengenali tiap bahan atap plastik.
Jenis-jenis atap plastik yang bisa kamu pilih seperti:
- Polyethylene Terephthalate.
- Polypropylene.
- Polycarbonate.
- Fiber.
- PVC.
- uPVC.
Salah satu atap plastik terbaik yang bisa dijadikan untuk teras rumah adalah atap plastik yang berbahan Polypropylene.
Selain warnanya yang unik, kamu bisa memanfaatkannya untuk hunian tempat tinggal kamu. Di atap Grand Luxe untuk atap plastik yang berbahan Polypropylene, terdapat 2 warna yakni Merah dan Hijau.
Keunggulan dari memiliki atap plastik adalah sebagai berikut:
- Harga lebih terjangkau.
- Warna variatif.
- Ringan sehingga mudah instalasi.
- Lentur dan tahan benturan.
Bentuk Atap Teras Rumah Sederhana Kaca

Bentuk Atap Teras Rumah Sederhana Kaca, Image source: Rumah
Atap kaca juga sangat cocok diimplementasikan pada rumah sederhana atau rumah minimalis. Materialnya yang bening memberikan kesan sederhana tetapi mewah.
Dengan menggunakan atap kaca sinar matahari bisa masuk dan tidak hanya berperan sebagai pelindung rumahy tetapi juga penerang alami ketika siang hari.
Hal ini membuat rumah kamu akan lebih hemat energi listrik ketika siang hari. Meskipun nyatanya teras tidak membutuhkan energi cahaya karena sudah terang oleh sinar matahari, tetapi dengan menggunakan atap kaca bisa menambah nilai estetika rumah kamu.
Atap Teras Rumah Minimalis Kayu

Atap Teras Rumah Minimalis Kayu, Image source: Rumah
Bahan kayu masih bisa menjadi alternatif lain untuk atap jika kamu hendak memiliki rumah bertema bohemian atau kebumian.
Cewek/cowok bumi cocok nih, apakah kamu termasuk? Yuk komen di artikel ini agar rame!!
Kamu bisa menggunakan berbagai jenis kayu yang sering digunakan sebagai bahan atap. Untuk jenis kayu yang paling rekomendasi guna pembangunan rumah adalah kayu jati tua.
Kayu jati tua ini sangat populer di kalangan masyarakat terutama di daerah pedesaan, dengan menggunakan atap kayu bisa bertahan hingga bertahun-tahun meskipun terkena cuaca yang berubah-ubah tiap tahunnya.
Jangan menggunakan kayu yang masih muda umurnya, karena ketahananannya berbeda, kemungkinan umurnya lebih pendek dibandingkan dengan kayu jati tua.
Atap Teras Rumah Minimalis Beton

Atap Teras Rumah Minimalis Beton, image source: Rumah
Jenis atap ini biasa diaplikasikan pada jenis rumah minimalis modern karena memberikan tampilan yang sederhana tapi sangat mewah. Bahkan, tampilan rumah ini akan memberikan kesan yang sangat mahal meskipun desainnya sangat minimalis.
Lebih menariknya lagi, atap beton sangat awet dan mempunyai daya tahan yang sangat kuat terhadap cuaca ekstrem atau perubahan cuaca yang sering bergantian.
Bentuk Atap Teras Rumah Sederhaa Baja Ringan

Bentuk Atap Teras Rumah Sederhaa Baja Ringan: image source: Rumah
Atap baja ringan juga cocok digunakan untuk atap minimalis, lho!.
Meskipun sangat ringan, atap baja ini bisa kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Sehingga penggunaannya bisa awet dan tahan lama.
Meskipun terbuat dari baja, tetapi desainnya yang sederhana bisa membuat tampilan rumah kamu lebih elegan dan tampak minimalis, sesuai dengan konsep yang akan kamu usung.
Bentuk Atap Sederhana Joglo

Bentuk Atap Sederhana Joglo, image source: Rumah
Apabila Anda merupakan salah satu penghuni rumah yang sangat mencintai budaya dan ingin menerapkannya, kamu bisa mnegaplikasikan rumah atap Joglo untuk hunian sederhana kamu.
Dengan mengusung atap Joglo akan memberikan kesan bahwa kamu adalah seseorang yang cinta akan budaya Indonesia meskipun sudah berada di zaman modern.
Bentuk Atap Rumah Minimalis Bambu

Bentuk Atap Rumah Minimalis Bambu, image source: Rumah
Atap bambu juga bisa menjadi pilihan untuk atap rumah sederhana kamu karena akan memberikan kesan minimalis yang bertemakan bumi. Cocok banget untuk cowok/cewek bumi.
Dengan mengangkat atap dengan bahan material bambu ini memberikan kesan yang adem dan natural, penghuni akan merasakan kondisi seperti di alam.
Bentuk Atap Teras Rumah Awning Sederhana

Apabila kamu hendak menginginkan bentuk atap teras yang terlihat seperti pertokoan sederhana seperti di jalanan luar negeri, atap awning ini sangat cocok untuk kamu gunakan.
Atap ini juga bisa dilipat, sehingga memudahkan pengguna untuk melipatnya ketika tidak ingin atap menghalangi sinar matahari yang masuk.
Menariknya lagi, atap Awning mempunyai beberapa pilihan warna yang bisa disesuaikan dengan gaya hunian kamu.
Pembelian Atap Plastik Grand Luxe
Apabila kamu akan memilih atap plastik sebagai atap hunian sederhana kamu, hendaklah memilih jenis plasik yang awet terhadap paparan sinar matahari seperti atap Grand Luxee agar atap kamu awet dan tahan hingga bertahun-tahun.
Untuk konsultasi luas, dan ukuran atap Grand Luxe bisa melalui sales marketing kami. Kami akan melayani kamu dengan sepenuh hati, klik di bawah ini!!!

Penutup
Itulah x bentuk atap teras rumah sederhana yang bisa kamu pilih untuk hunian tercinta kamu. Sebaiknya dalam memilih jenis atap juga dipertimbangkan beberapa hal seperti kualitas dan budget tentunya. Tidak hanya itu, kamu juga perlu memperhatikan ukuran dari luas atap kamu agar tidak salah beli.
by Listiyo Nuraini | 9 Nov 2023 | Informasi
Asbestos atau biasa disebut sebagai Asbes merupakan suatu mineral yang berbentuk serat halus kecil dan terjadi secara alami. Asbes menjadi bahan yang telah lama populer sejak abad ke-2 sebelum Masehi. Bahan ini juga biasa digunakan sebagai atap rumah. Namun, tahukah kamu jika atap asbes yang digunakan dalam jangka waktu yang lama bisa berbahaya, lho?
Bagaimana bisa bahan yang sudah dipakai sejak bertahun-tahun lalu tetapi ternyata berbahaya bagi kesehatan? Scroll down untuk mengetahui penjelasan lengkapnya!!
Dampak Atap Asbes Warna
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah telah melarang penggunaan bahan asbes baik untuk aplikasi atap atau bangunan lainnya dengan cara yang salah. Mengingat akan bahaya atap asbes, terdapat aturan Keselamatan dan Keamanan Kerja yang diatur pemerintah agar tidak terkena bahaya asbes untuk kesehatan tersebut di dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor : Per.03/men/1985.
Meskipun begitu, alangkah baiknya kamu menghindari bahan yang berpotensial mengancam kesehatan kamu. Dengan tidak memakai bahan berbahaya.
Lantas, apa saja dampak atap asbes warna? Paparan serat asbes bisa mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya bagi tubuh, berikut ulasan lengkapnya!
1. Terkena Penyakit Asbestosis
Salah satu penyakit yang timbul akibat paparan serat asbes yang terus menerus adalah Asbestosis.
Asbestosis sendiri merupakan salah satu penyakit gangguan paru-paru kronis akibat dari paparan serat asbes yang sangat lama. Hal ini bisa saja terjadi akibat kamu terlalu lama menghirup serat asbes dan terkena daerah vital jaringan paru-paru hingga melukainya.
Terlebih, kondisi asbestosis bisa berkembang dalam waktu yang sangat lama, bahkan hingga bertahun-tahun. Tentu, hal ini akan mengganggu pengguna dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
Meskipun bukan merupakan kanker, tetapi penyakit asbestosis ini bersifat kronis dan bisa membuat kondisi paru-paru rusak permanen.
Paru-paru tersebut yang telah terpapar oleh serat asbes dalam jangka waktu yang lama bisa merusak dan membentuk jaringan parut.
Gejala Asbestosis yang terlihat sebagai tanda bahwa kamu terkena penyakit Asbestosis adalah:
- Kelelahan ekstrem.
- Dada terasa sesak napas.
- Napas berbunyi ngik-ngik atau mengi.
- Batuk berkepanjangan.
- Adanya rasa sakit di dada atau bahu.
Apabila setelah 20 hingga 30 tahun kemudian, kemmungkinan penderita akan mengalami gejala seperti ujung jari yang bengkok dan membengkak.
Kondisi ini tentu sangat parah. Untuk itulah, sebaiknya hindari penggunaan atap asbes yang berbahaya ini.
2. Terkena Kanker Paru-Paru terkait Asbes
Penderita mungkin akan terkena penyakit yang lebih kronis terkait terkena paparan serat asbes yang sangat lama. Salah satu penyakit kanker paru-paru akibat asbes adalah Mesothelioma. Mesothelioma merupakan kanker yang menyerang pada jaringan mesothelial yang dapat mempengaruhi lapisan pleura (paru-paru) dan mengelilingi saluran pencernaan peritoneum (bagian bawah).
Kondisi ini bisa berakibat fatal pada penderita yang terlanjur terkena paparan tersebut.
Namun, untuk gejala kanker Mesothelioma ini akan muncul ketika telah terpapar bertahun-tahun lamanya.
Faktor yang menyebabkan penyakit ini adalah ketika bekerja di ruangan atau lingkungan yang paparan asbesnya terlalu lama.
Penggunaan Asbes Menurut Peraturan Pemerintah
Peraturan Menteri tenaga kerja Republik indonesia Nomor : per.03/men/1985 menerangkan bahwa penggunaan asbes sangat perlu diperhatikan seperti:
- Semua produk yang mengandung asbes termasuk atap asbes tidak boleh digunakan dengan cara menyemprotkan.
- Semua pekerjaan atau produk yang mengandung asbes biru (crosidolit) tidak boleh digunakan sama sekali dalam bentuk apapun.
Pencegahan Atap Asbes Warna dalam Jangka Pendek
Apabila Anda terlanjur terpapar atap asbes, Anda bisa menghindari dan meminimalisir bahaya serat asbes dengancara sebagai berikut ini:
- Lembaran asbes yang terlanjur hancur disemprotkan guna mencegah tanah, debu, atau serat asbes berterbangan dan mengenai udara yang akan dihirup oleh manusia.
- Menutup atap asbes menggunakan lembaran plastik atau terpal yang mempu melindungi serat asbes dari terkena paparan sinar matahari.
- Jangan membiarkan anak-anak bermain di sekitar atap asbes, atau barang yang terbuat dari asbes karena rawan sekali.
- Mengganti lembaran asbes yang telah rusak atau berlubang dengan bahan lain yang lebih aman.
- Memberikan ruang batas di antara ruangan rumah dan atap asbes.
Solusi Pengganti Atap Asbes Warna

Untuk mencegah dan menghindari bahaya atap asbes warna bisa menggunakan atap yang terbuat dari material yang lebih aman dan tidak membahayakan, seperti Atap Grand Luxe.
Atap Grand Luxe merupakan atap plastik yang terbuat dari PET (Polyethylene Terephthalate) atau PP (Polypropylene). Sehingga sudah pasti aman digunakan bahkan untuk seseorang yang sedang mengalami sakit pernapasan.
Atap ini juga aman digunakan untuk anak-anak, jadi kamu tidak perlu khawatir akan keamanan atap Grand Luxe.
Keunggulan Atap Grand Luxe:
Inilah kelebihan atap Grand Luxe sebagai solusi pengganti atap Asbes adalah sebagai berikut:
- Aman bagi kesehatan.
- Diproduksi dengan teknologi modern sehinggga membuat atap ini tidak mudah bocor.
- Dibuat dengan bahan yang lentur sehingga mudah dalam pemasangan.
- Harga sangat ekonomis sehhingga bisa terjangkau untuk seluruh kalangan masyarakat.
- Terdapat 3 variasi warna yaitu Transparan, Hijau, dan Merah.
Pembelian Atap Grand Luxe
Konsultasi dan pemesanan bisa melalui Whatsapp Official Atap Grand Luxe. Dapatkan gratis ongkos pengiriman dengan minimal pembelian Rp500.000. Anda juga bisa memilih beragam warna yang tersedia pada atap Grand Luxe.

Penutup
Itulah penyakit bahaya yang bisa ditimbulkan pada paparan serat asbes. Untuk itu, kamu perlu memperhatikan detail penggunaan atap yang akan kamu gunakan demi keamanan keluaraga tercinta kamu. Sebaiknya gunakan atap Grand Luxe yang telah terbukti aman bahkan digunakan bertahun-tahun sekalipun.
by Listiyo Nuraini | 31 Oct 2023 | Informasi
Seringkali kita menemui atap yang berbahan Polycarbonate dan Polypropylene. Kedua bahan ini mempunyai perbedaan yang menonjol.
Tentunya, kedua bahan ini mempunyai keunggulan masing-masing.
Lantas, apa saja perbedaan Polycarbonate dan Polypropylene? Scroll down untuk mengetahui informasi selengkapnya!
Pengertian Polycarbonate
Polycarbonate adalah salah satu bahan yang termasuk klasifikasi polimer termoplastik.
Salah satu ciri-ciri yang menjadi karakteristik utama adalah kemampuan menahan retakan, baik dalam keadaan terdapat beban yang ringan atau tinggi.
Karakteristik utama itulah yang membuat bahan ini populer dan banyak digunakan untuk panel proteksi, helm keselamatan, dan produk lainnya.
Ketahanan bahan ini juga bisa bertahan pada suhu yang tinggi dan tidak mudah pudar meskipun terpapar sinar matahari dalam jangka waktu yang lama.
Pengertian Polypropylene
Tidak kalah populer, bahan Popypropylene juga sangat sering diaplikasikan di berbagai produk. Bahan ini juga sering disebut sebagai PP.
Polypropylene menjadi salah satu jenis bahan plastik yang ditemukan oleh ilmuan Italia yaitu Giulio Natta dan Karl Ziegler, pada tahun 1954.
Bahan ini termasuk klasifikasi plastik termoplastik yang sangat serbaguna.
Polypropylene adalah polimer termoplastik yang terbuat dari bahan monomer propilena.
Bahan ini mempunyai karakteristik unik yaitu ringan, tahan terhadap bahan kimia, tahan terhadap suhu ekstrem, dan tahan korosi.
Dengan karakteristik yang dimilikinya membuat bahan ini banyak diaplikasikan di berbagai produk seperti wadah makanan dan minuman, industri otomatis, dan berbagai aplikasi lainnya.
Baca juga: Polypropylene (Plastik PP): Pengertian, Karakteristik, dan Keunggulan
Perbedaan Polycarbonate dan Polypropylene dari Berbagai Sisi

Kedua bahan ini sering diaplikasikan di berbagai jenis produk. Namun, terdapat perbedaan yang signifikan untuk kedua bahan ini. Berikut adalah berbagai perbedaan dari bahan Polycarbonate dan Polypropylene dari berbagai sisi:
1. Faktor Komposisi Kimia
Komposisi kimia adalah faktor pembeda dari kedua bahan ini.
Bahan Polycarbonate terbuat dari bahan BPA (monomer bisphenol) dan mempunyai rantai polimer yang telah terkandung unit bisfenol. Unit ini mempunyai struktur molekuler yang lebih kompleks dan rumit.
Sedangkan untuk Popypropylene terbuat dari monomer propilena. Zat kimia ini mempunyai rantai polimer yang lebih sederhana jika dibandingkan dengan Polycarbonate.
2. Faktor Transparansi dan Kekristalan
Dari segi Transparansi dan kekristalan pada kedua bahan ini juga berbeda.
Polycarbonate mempunyai tingkat transparansi lebih baik dibandingkan dengan Polypropylena.
Bahkan, pada Polycarbonate sering diaplikasikan sebagai pengganti kaca, seperti atap untuk pencahayaan alami.
Polypropylene sendiri memiliki kecenderungan transparansi yang keruh alias tidak terlalu transparan. Sehingga cocok diaplikasikan untuk sesuatu yang tidak memerlukan transparansi tinggi, contohnya atap Gudang.
3. Faktor Kekuatan dan Ketahanan Terhadap Benturan
Jika dibandingkan antara kedua bahan ini, Polycarbonate mempunyai kekuatan dan ketahanan yang lebih tinggi daripada Polypropylene.
Namun, jika diaplikasikan pada atap, tenttu faktor kekuatan pada benturan tidak terlalu diperhatikan karena atap jarang sekali terkena benturan.
Faktor ini bisa menjadi penentu jika diaplikasikan pada produk yang memungkinkan sering terkena benturan. Sehingga kekuatannya tidak bisa diragukan lagi.
Baca juga: 15 Kelebihan Atap Grand Luxe, PET PP Premium Terbaik
4. Faktor Toleransi Panas dan Ketahanan Terhadap Panas
Kedua bahan ini sama-sama tahan terhadap suhu tinggi.
5. Faktor Ketahanan Terhadap Bahan Kimia
Polypropylene mempunyai ketahanan terhadap bahan kimia yang lebih baik dibandingkan ddengan Polycarbonate.
Polycarbonate akan rusak jika terkena bahan kimia, terutama zat kimia tertentu yang mampu merusaka produk dengan cepat.
6. Aplikasi Khas
Bahan Polycarbonate lebih sering diaplikasikan untuk kaca mata pelindung, botol polikarbonat, yang kebanyakan pengguna lebih mementingkan faktor kekuatan dan transparansi yang memadai.
Sedangkan untuk Polypropylene lebih umum digunakan untuk kemasan makanan dan minuman, produk rumah tangga, atap plastik, dan produk yang tidak membutuhkan transparansi terlalu tinggi.
Bahan Polycarbonate dan Polypropylene Bagus Mana?
Kedua bahan ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kamu bisa menyesuaikan kebutuhan sesuai dengan aplikasi yang dibutuhkan.
Apabila kamu ingin membuat produk, sesuaikan dengan kebutuhan dari produk itu.
Baca juga: Jual Atap Plastik Grand Luxe di Surabaya
Atap Polycarbonate dan Atap Polypropylene Bagus Mana?
Sudah kita ketahui bahwa banyak sekali yang mengaplikasikan Polypropylene maupun Polycarbonate sebagai atap.
Pemilihan antar keduanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Kamu bisa menggunakan atap Polypropylene untuk penggunaan atap utama atau atap biasa.
Namun, jika membutuhkan atap dengan transparansi yang lebih tinggi sebagai bahan penerang alami, kamu bisa menggunakan atap yang berbahan Polycarbonate.
Sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Order Atap Polypropylene
Dapatkan gratis ongkos pengiriman dengan pembelian minimal Rp500 ribu untuk pembelian atap. Kamu juga bisa menggunakan atap PET sebagai penerang alami kamu.
Atap PP mempunyai 2 variasi warna yaitu warna Hijau dan Merah. Ukuran dari Atap Propylene ini pun beragam. Kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan luas penutup atap kamu.
Apabila kamu kebingungan cara menghitung kebutuhan atap dan menggunakan atap dengan ukuran berapa dan jumlahnya, kamu tidak perlu khawatir, karena kamu bisa konsultasi langsung dengan layanan pelanggan kami.
Layanan pelanggan kami sudah profesional dan mengenal tentang manufacture. Semua keperluan atap hingga toren air bisa kamu tanyakan.
Lebih menariknya, layanan pelanggan kami sangat ramah dan cekatan dalam melayani konsumen secara online.
Konsultasikan kebutuhan ukuran dan luas atap kamu dengan layanan pelanggan kami di bawah.

Penutup
Itulah 6 perbedaan menonjol dari bahan Polycarbonate dan Polypropylene yang menjadi dasar penentu pembuatan produk tertentu. Pasalnya, Polycarbonate lebih sering diaplikasikan untuk pembuatan produk kacamata pelindung. Sedangkan untuk Polypropylene lebih sering digunakan untuk atap.