Dampak Atap Asbes Warna Dalam Jangka yang Lama

Dampak Atap Asbes Warna Dalam Jangka yang Lama

Asbestos atau biasa disebut sebagai Asbes merupakan suatu mineral yang berbentuk serat halus kecil dan terjadi secara alami. Asbes menjadi bahan yang telah lama populer sejak abad ke-2 sebelum Masehi. Bahan ini juga biasa digunakan sebagai atap rumah. Namun, tahukah kamu jika atap asbes yang digunakan dalam jangka waktu yang lama bisa berbahaya, lho?

Bagaimana bisa bahan yang sudah dipakai sejak bertahun-tahun lalu tetapi ternyata berbahaya bagi kesehatan? Scroll down untuk mengetahui penjelasan lengkapnya!!

Dampak Atap Asbes Warna

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah telah melarang penggunaan bahan asbes baik untuk aplikasi atap atau bangunan lainnya dengan cara yang salah. Mengingat akan bahaya atap asbes, terdapat aturan Keselamatan dan Keamanan Kerja yang diatur pemerintah agar tidak terkena bahaya asbes untuk kesehatan tersebut di dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor : Per.03/men/1985.

Meskipun begitu, alangkah baiknya kamu menghindari bahan yang berpotensial mengancam kesehatan kamu. Dengan tidak memakai bahan berbahaya.

Lantas, apa saja dampak atap asbes warna? Paparan serat asbes bisa mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya bagi tubuh, berikut ulasan lengkapnya!

1. Terkena Penyakit Asbestosis

Salah satu penyakit yang timbul akibat paparan serat asbes yang terus menerus adalah Asbestosis.

Asbestosis sendiri merupakan salah satu penyakit gangguan paru-paru kronis akibat dari paparan serat asbes yang sangat lama. Hal ini bisa saja terjadi akibat kamu terlalu lama menghirup serat asbes dan terkena daerah vital jaringan paru-paru hingga melukainya.

Terlebih, kondisi asbestosis bisa berkembang dalam waktu yang sangat lama, bahkan hingga bertahun-tahun. Tentu, hal ini akan mengganggu pengguna dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Meskipun bukan merupakan kanker, tetapi penyakit asbestosis ini bersifat kronis dan bisa membuat kondisi paru-paru rusak permanen.

Paru-paru tersebut yang telah terpapar oleh serat asbes dalam jangka waktu yang lama bisa merusak dan membentuk jaringan parut.

Gejala Asbestosis yang terlihat sebagai tanda bahwa kamu terkena penyakit Asbestosis adalah:

  • Kelelahan ekstrem.
  • Dada terasa sesak napas.
  • Napas berbunyi ngik-ngik atau mengi.
  • Batuk berkepanjangan.
  • Adanya rasa sakit di dada atau bahu.

Apabila setelah 20 hingga 30 tahun kemudian, kemmungkinan penderita akan mengalami gejala seperti ujung jari yang bengkok dan membengkak.

Kondisi ini tentu sangat parah. Untuk itulah, sebaiknya hindari penggunaan atap asbes yang berbahaya ini.

2. Terkena Kanker Paru-Paru terkait Asbes

Penderita mungkin akan terkena penyakit yang lebih kronis terkait terkena paparan serat asbes yang sangat lama. Salah satu penyakit kanker paru-paru akibat asbes adalah Mesothelioma. Mesothelioma merupakan kanker yang menyerang pada jaringan mesothelial yang dapat mempengaruhi lapisan pleura (paru-paru) dan mengelilingi saluran pencernaan peritoneum (bagian bawah).

Kondisi ini bisa berakibat fatal pada penderita yang terlanjur terkena paparan tersebut.

Namun, untuk gejala kanker Mesothelioma ini akan muncul ketika telah terpapar bertahun-tahun lamanya.

Faktor yang menyebabkan penyakit ini adalah ketika bekerja di ruangan atau lingkungan yang paparan asbesnya terlalu lama.

Penggunaan Asbes Menurut Peraturan Pemerintah

Peraturan Menteri tenaga kerja Republik indonesia Nomor : per.03/men/1985 menerangkan bahwa penggunaan asbes sangat perlu diperhatikan seperti:

  • Semua produk yang mengandung asbes termasuk atap asbes tidak boleh digunakan dengan cara menyemprotkan.
  • Semua pekerjaan atau produk yang mengandung asbes biru (crosidolit) tidak boleh digunakan sama sekali dalam bentuk apapun.

Pencegahan Atap Asbes Warna dalam Jangka Pendek

Apabila Anda terlanjur terpapar atap asbes, Anda bisa menghindari dan meminimalisir bahaya serat asbes dengancara sebagai berikut ini:

  • Lembaran asbes yang terlanjur hancur disemprotkan guna mencegah tanah, debu, atau serat asbes berterbangan dan mengenai udara yang akan dihirup oleh manusia.
  • Menutup atap asbes menggunakan lembaran plastik atau terpal yang mempu melindungi serat asbes dari terkena paparan sinar matahari.
  • Jangan membiarkan anak-anak bermain di sekitar atap asbes, atau barang yang terbuat dari asbes karena rawan sekali.
  • Mengganti lembaran asbes yang telah rusak atau berlubang dengan bahan lain yang lebih aman.
  • Memberikan ruang batas di antara ruangan rumah dan atap asbes.

Solusi Pengganti Atap Asbes Warna

Solusi Pengganti Atap Asbes Warna

Untuk mencegah dan menghindari bahaya atap asbes warna bisa menggunakan atap yang terbuat dari material yang lebih aman dan tidak membahayakan, seperti Atap Grand Luxe.

Atap Grand Luxe merupakan atap plastik yang terbuat dari PET (Polyethylene Terephthalate) atau PP (Polypropylene). Sehingga sudah pasti aman digunakan bahkan untuk seseorang yang sedang mengalami sakit pernapasan.

Atap ini juga aman digunakan untuk anak-anak, jadi kamu tidak perlu khawatir akan keamanan atap Grand Luxe.

Keunggulan Atap Grand Luxe:

Inilah kelebihan atap Grand Luxe sebagai solusi pengganti atap Asbes adalah sebagai berikut:

  • Aman bagi kesehatan.
  • Diproduksi dengan teknologi modern sehinggga membuat atap ini tidak mudah bocor.
  • Dibuat dengan bahan yang lentur sehingga mudah dalam pemasangan.
  • Harga sangat ekonomis sehhingga bisa terjangkau untuk seluruh kalangan masyarakat.
  • Terdapat 3 variasi warna yaitu Transparan, Hijau, dan Merah.

Pembelian Atap Grand Luxe

Konsultasi dan pemesanan bisa melalui Whatsapp Official Atap Grand Luxe. Dapatkan gratis ongkos pengiriman dengan minimal pembelian Rp500.000. Anda juga bisa memilih beragam warna yang tersedia pada atap Grand Luxe.

Pesan Sekarang

Penutup

Itulah penyakit bahaya yang bisa ditimbulkan pada paparan serat asbes. Untuk itu, kamu perlu memperhatikan detail penggunaan atap yang akan kamu gunakan demi keamanan keluaraga tercinta kamu. Sebaiknya gunakan atap Grand Luxe yang telah terbukti aman bahkan digunakan bertahun-tahun sekalipun.

Perbedaan Polycarbonate dan Polypropylene, Mana yang Bagus?

Perbedaan Polycarbonate dan Polypropylene, Mana yang Bagus?

Seringkali kita menemui atap yang berbahan Polycarbonate dan Polypropylene. Kedua bahan ini mempunyai perbedaan yang menonjol.

Tentunya, kedua bahan ini mempunyai keunggulan masing-masing.

Lantas, apa saja perbedaan Polycarbonate dan Polypropylene? Scroll down untuk mengetahui informasi selengkapnya!

Pengertian Polycarbonate

Polycarbonate adalah salah satu bahan yang termasuk klasifikasi polimer termoplastik.

Salah satu ciri-ciri yang menjadi karakteristik utama adalah kemampuan menahan retakan, baik dalam keadaan terdapat beban yang ringan atau tinggi.

Karakteristik utama itulah yang membuat bahan ini populer dan banyak digunakan untuk panel proteksi, helm keselamatan, dan produk lainnya.

Ketahanan bahan ini juga bisa bertahan pada suhu yang tinggi dan tidak mudah pudar meskipun terpapar sinar matahari dalam jangka waktu yang lama.

Pengertian Polypropylene

Tidak kalah populer, bahan Popypropylene juga sangat sering diaplikasikan di berbagai produk. Bahan ini juga sering disebut sebagai PP.

Polypropylene menjadi salah satu jenis bahan plastik yang ditemukan oleh ilmuan Italia yaitu Giulio Natta dan Karl Ziegler, pada tahun 1954.

Bahan ini termasuk klasifikasi plastik termoplastik yang sangat serbaguna.

Polypropylene adalah polimer termoplastik yang terbuat dari bahan monomer propilena.

Bahan ini mempunyai karakteristik unik yaitu ringan, tahan terhadap bahan kimia, tahan terhadap suhu ekstrem, dan tahan korosi.

Dengan karakteristik yang dimilikinya membuat bahan ini banyak diaplikasikan di berbagai produk seperti wadah makanan dan minuman, industri otomatis, dan berbagai aplikasi lainnya.

Baca juga: Polypropylene (Plastik PP): Pengertian, Karakteristik, dan Keunggulan

Perbedaan Polycarbonate dan Polypropylene dari Berbagai Sisi

Perbedaan Polycarbonate dan Polypropylene dari Berbagai Sisi

Kedua bahan ini sering diaplikasikan di berbagai jenis produk. Namun, terdapat perbedaan yang signifikan untuk kedua bahan ini. Berikut adalah berbagai perbedaan dari bahan Polycarbonate dan Polypropylene dari berbagai sisi:

1. Faktor Komposisi Kimia

Komposisi kimia adalah faktor pembeda dari kedua bahan ini.

Bahan Polycarbonate terbuat dari bahan BPA (monomer bisphenol) dan mempunyai rantai polimer yang telah terkandung unit bisfenol. Unit ini mempunyai struktur molekuler yang lebih kompleks dan rumit.

Sedangkan untuk Popypropylene terbuat dari monomer propilena. Zat kimia ini mempunyai rantai polimer yang lebih sederhana jika dibandingkan dengan Polycarbonate.

2. Faktor Transparansi dan Kekristalan

Dari segi Transparansi dan kekristalan pada kedua bahan ini juga berbeda.

Polycarbonate mempunyai tingkat transparansi lebih baik dibandingkan dengan Polypropylena.

Bahkan, pada Polycarbonate sering diaplikasikan sebagai pengganti kaca, seperti atap untuk pencahayaan alami.

Polypropylene sendiri memiliki kecenderungan transparansi yang keruh alias tidak terlalu transparan. Sehingga cocok diaplikasikan untuk sesuatu yang tidak memerlukan transparansi tinggi, contohnya atap Gudang.

3. Faktor Kekuatan dan Ketahanan Terhadap Benturan

Jika dibandingkan antara kedua bahan ini, Polycarbonate mempunyai kekuatan dan ketahanan yang lebih tinggi daripada Polypropylene.

Namun, jika diaplikasikan pada atap, tenttu faktor kekuatan pada benturan tidak terlalu diperhatikan karena atap jarang sekali terkena benturan.

Faktor ini bisa menjadi penentu jika diaplikasikan pada produk yang memungkinkan sering terkena benturan. Sehingga kekuatannya tidak bisa diragukan lagi.

Baca juga: 15 Kelebihan Atap Grand Luxe, PET PP Premium Terbaik

4. Faktor Toleransi Panas dan Ketahanan Terhadap Panas

Kedua bahan ini sama-sama tahan terhadap suhu tinggi.

5. Faktor Ketahanan Terhadap Bahan Kimia

Polypropylene mempunyai ketahanan terhadap bahan kimia yang lebih baik dibandingkan ddengan Polycarbonate.

Polycarbonate akan rusak jika terkena bahan kimia, terutama zat kimia tertentu yang mampu merusaka produk dengan cepat.

6. Aplikasi Khas

Bahan Polycarbonate lebih sering diaplikasikan untuk kaca mata pelindung, botol polikarbonat, yang kebanyakan pengguna lebih mementingkan faktor kekuatan dan transparansi yang memadai.

Sedangkan untuk Polypropylene lebih umum digunakan untuk kemasan makanan dan minuman, produk rumah tangga, atap plastik, dan produk yang tidak membutuhkan transparansi terlalu tinggi.

Bahan Polycarbonate dan Polypropylene Bagus Mana?

Kedua bahan ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kamu bisa menyesuaikan kebutuhan sesuai dengan aplikasi yang dibutuhkan.

Apabila kamu ingin membuat produk, sesuaikan dengan kebutuhan dari produk itu.

Baca juga: Jual Atap Plastik Grand Luxe di Surabaya

Atap Polycarbonate dan Atap Polypropylene Bagus Mana?

Sudah kita ketahui bahwa banyak sekali yang mengaplikasikan Polypropylene maupun Polycarbonate sebagai atap.

Pemilihan antar keduanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Kamu bisa menggunakan atap Polypropylene untuk penggunaan atap utama atau atap biasa.

Namun, jika membutuhkan atap dengan transparansi yang lebih tinggi sebagai bahan penerang alami, kamu bisa menggunakan atap yang berbahan Polycarbonate.

Sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Order Atap Polypropylene

Dapatkan gratis ongkos pengiriman dengan pembelian minimal Rp500 ribu untuk pembelian atap. Kamu juga bisa menggunakan atap PET sebagai penerang alami kamu.

Atap PP mempunyai 2 variasi warna yaitu warna Hijau dan Merah. Ukuran dari Atap Propylene ini pun beragam. Kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan luas penutup atap kamu.

Apabila kamu kebingungan cara menghitung kebutuhan atap dan menggunakan atap dengan ukuran berapa dan jumlahnya, kamu tidak perlu khawatir, karena kamu bisa konsultasi langsung dengan layanan pelanggan kami.

Layanan pelanggan kami sudah profesional dan mengenal tentang manufacture. Semua keperluan atap hingga toren air bisa kamu tanyakan.

Lebih menariknya, layanan pelanggan kami sangat ramah dan cekatan dalam melayani konsumen secara online.

Konsultasikan kebutuhan ukuran dan luas atap kamu dengan layanan pelanggan kami di bawah.

Penutup

Itulah 6 perbedaan menonjol dari bahan Polycarbonate dan Polypropylene yang menjadi dasar penentu pembuatan produk tertentu. Pasalnya, Polycarbonate lebih sering diaplikasikan untuk pembuatan produk kacamata pelindung. Sedangkan untuk Polypropylene lebih sering digunakan untuk atap.

10 Keunggulan Polyethylene Terephthalate (PET or PETE)

10 Keunggulan Polyethylene Terephthalate (PET or PETE)

Jika sebelumnya, kita telah membahas mengenai apa itu Polyethylene Terephthalate (PET or PETE), kali ini kita akan membahas mengenai keunggulan Polyethylene Terephthalate (PET or PETE).

Terdapat berbagai jenis plastik yang beredar dalam pasaran. Salah satunya adalah PET.

Lantas, apa saja keunggulan Polyethylene Terephthalate (PET or PETE)? Scroll down untuk mengetahui penjelasan lengkapnya!!

Keunggulan Polyethylene Terephthalate (PET)

Keunggulan Polyethylene Terephthalate (PET)

Berikut ini adalah kelebihan atau keunggulan Polyethylene Terephthalate, di antaranya yaitu:

1. Beratnya Sangat Ringan

PET merupakan bahan plastik yang sangat ringan, sehingga membuatnya lebih ideal untuk penggunaan kemasan makanan atau minuman. Namun, bahan ini juga kerap kali digunakan untuk atap plastik sebagai penutup rumah.

Beratnya yang ringan bisa membuat atap ini mudah diaplikasikan dan bisa mengefisiensi waktu dalam pemasangannya.

2. Transparan

Karakteristik PET sangat transparan, dan bisa membuat sesuatu di dalamnya terlihat. Transparan ini sangat penting untuk membuat visibilitas produk di dalamnya terlihat.

Jenis ini bisa digunakan untuk

Pasalnya, penggunaannya untuk atap bening / transparan sehingga bisa digunakan penghuni untuk penerangan alami.

3. Tahan Pecah

Meskipun berat dari bahan ini sangat ringat, tetapi keunggulan lainnya yaitu tahan pecah.

Bahan ini menjadikan pilihan yang baik dibandingkan dengan jenis kaca di berbagai aplikasi.

Baca juga: Apa Itu Polyethylene Terephthalate (PET atau PETE)?

4. Daur Ulang

Hal yang paling menarik dari bahan ini adalah bisa didaur ulang sehingga ramah lingkungan. Artinya, bahan ini bisa digunakan kembali untuk dijadikan produk seperti tas, atau hal lainnya.

5. Tahan Terhadap Korosi

PET menjadi bahan plastik yang tahan terhadap korosi sehingga tidak akan karatan meskipun terkena air dalam janka waktu yang sangat lama.

Ia juga tahan terhadap reaksi kimia, sehingga membuatnya cocok digunakan untuk berbagai produk yang berhubungan dengan zat kimia (bersentuhan).

6. Biokompatibel

PET sangat sering digunakan untuk produk medis maupun farmasi sebab karakteristik biokompatibelnya. Alhasil, bahan ini aman digunakan dalam aplikasi yang berhubungan dengan makanan dan minuman.

7. Kekuatan dan Ketahanan yang Baik

PET termasuk plastik yang memiliki ketahanan dan kekuatan atas goresan yang baik. Sehingga membuatnya pilihan yang tepat untuk produk yang membutuhkan perlindungan fisik.

8. Efisiensi Energi

Penggunaan energi untuk produksi PET sedikit dibandingkan dengan jenis plastik lainnya.

9. Kemudahan dalam Pencetakan dan Penyablonan

Jika kamu memerlukan bahan yang mudah diaplikasikan sablon / stiker / label, PET menjadi pilihan yang baik karena dapat ditempelkan dengan baik.

10. Bahan Umum

Menjadi salah satu jenis plastik yang umum digunakan. Bahkan mudah ditemukan dan tersedia di berbagai tempat.

Bahan Plastik PET Apakah Aman?

Berdasarkan hasil riset dari publikasi Council of Scientific and Industrial Research-Central Food Technological Research Institute (CSIR-CFTRI), menjelaskan bahwa botol plastik PET terbukti aman untuk kebutuhan makanan dan minuman.

Sementara itu, hasil analisis dari CSIR-CFTRI, menyimpulkan bahwa walaupun temperatur sangat tinggi, plastik PET tidak akan membuat migrasi ke dalam kemasan tersebut dan dalam below detection limit.

Pasalnya batas ini masih di bawah regulasi Uni Eropa mengenai “batas migrasi spesifik”, yang merupakan jumlah maksimum senyawa yang bisa mempengaruhi atau migrasi ke dalam kemasan.

Dalam riset juga menjelaskan bahwa tidak ada pelepasan senyawa antimon dalam kemasan botol plastik PET, yang biasanya digadang-gadang sebagai senyawa berbahaya.

Menariknya, dalam plastik PET juga tidak diteukan adanya endokrin disruptor (merupakan salah satu bahan kimia yang bisa mengganggu endokrin atau sistem hormon tubuh) di dalam penggunaan kemasan plastik PET ini.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa plastik PET tidak mengandung senyawa kimia yang melanggar batasan regulasi Uni Eropa. Ini menjadikan plastik PET aman digunakan dalam aplikasi apapun.

Direktur Jenderal CSIR, seorang pejabat tinggi di Department of Scientific and Industrial Research, Kementerian Sains dan Teknologi, dari India yaitu Dr. Shekhar C. Mande menyatakan bahwa PET merupakan salah satu plastik yang sangat istimewa karena menjadi bahan kemasan yang bisa digunakan secara universal untuk berbagai keperluan makanan, air, minyak sayur, perawatan tubuh, farmasi, dan berbagai aplikasi lainnya.

Pada riset tersebut, Direktur Jenderal CSIR juga menyebutkan bahwa tidak hanya meneliti secara mendalam mengenai leaching (ekstraksi senyawa), melain juga meneliti komposisi kimia dalam plastik PET, dengan maksud untuk mendeteksi lebih mendalam mengenai ada atau tidaknya endokrin disruptor. Adapun temuan dalam riset tersebut lebih relevan dibandingkan dengan pengujian standar.

Pernyataan tersebut membuat plastik PET semakin kuat bahwa tidak ada aktifitas endokrin disruptor dan sangat aman digunakan dalam aplikasi makanan.

Aplikasi Plastik PET

Berikut ini adalah contoh aplikasi plastik PET, di antaranya yaitu:

  • Botol plastik.
  • Kemasan makanan.
  • Serat tekstil.
  • Film plastik.
  • Kemasan farmasi.
  • Kemasan kosmetik.
  • Mainan anak-anak.
  • Industri otomotif.
  • Industri elektronik.
  • Botol air minum daur ulang.
  • Produk perlengkapan rumah.
  • Produk perekat.
  • Isolasi kabel.
  • Atap rumah.

Atap Rumah Berbahan PET

Atap Rumah Cafe Grand Luxe Gratis Ongkir

Dalam aplikasinya, atap PET bisa dibuat menjadi atap rumah. Atap PET transparan adalah salah satu jenis atap yang sangat dibutuhkan untuk pembuatan penerangan secara alami dalam ruangan.

Baca juga: 15 Kelebihan Atap Grand Luxe, PET PP Premium Terbaik

Dengan menggunakan atap plastik PET, kamu bisa menghemat penggunaan energi listrik secara berlebih. Sehingga, bisa berhemat dalam jangka panjang.

Konsultasi dan pemesanan lebih lanjut bisa menghubungi layanan kami di bawah.

Penutup

Itulah 10 kelebihan atau keunggulan Polyethylene Terephthalate (PET or PETE) yang perlu kamu ketahui untuk penggunaan di berbagai aplikasi. Adapun penggunaan atap plastik PET juga aman digunakan sehingga bisa menjadi penutup atap sebagai pengganti atap asbes.

Arti Kode / Simbol Pada Jenis Plastik

Arti Kode / Simbol Pada Jenis Plastik

Arti kode / simbol pada jenis plastik biasanya terdapat pada produk-produk plastik yang umumnya untuk memberikan keterangan mengenai bahan material.

Kamu sendiri pasti juga pernah menjumpai kode/simbol ini.

Pasalnya, kode ini dirilis oleh The Society of Plastic Industry (SPI) di Amerika Serikat pada tahun 1988.

Kode tersebut dIbagi menjadi & kode RIC (Resin Identification Code) yang bisa membedakan antara satu dengan yang lainnya.

Kode tersebut langsung dicantumkan ke berbagai produk setelah disetujui oleh ISO (International Organization for Standardization). Kode tersebut wajib dicantumkan ke dalam produk yang berbahan plastik tidak terkecuali di Indonesia. Lantas, apa arti dari kode / simbol pada jenis plastik tersebut? Scroll down untuk mengetahui penjelasan lengkapnya!!

Arti Kode / Simbol Pada Jenis Plastik

Arti Kode / Simbol Pada Jenis Plastik

Simbol atau kode tersebut merupakan arti dari bahan plastik yang bisa didaur ulang atau tidak. Sehingga sampah plastik tidak bisa digunakan sembarangan karena harus dipilah sesuai dengan simbol tersebut.

Berikut ini adalah simbol / kode pada jenis plastik yang bisa Anda ketahui:

1. Simbol Polyethylene Terephthalate (PETE atau PET)

Simbol Polyethylene Terephthalate (PETE atau PET)

Daur ulang angka 1 ini merupakan simbol dari plastik Polyethylene Terephthalate. Kamu bisa menemukan simbol ini di berbagai produk makanan dan minuman. Misalnya, botol minuman, kotak obat, dan lainnya.

Perlu diketahui bahwa simbol ini pada wadah makanan dan minuman hanya dapat digunakan sekali produk saja. Kamu tidak disarankan mendaur ulang untuk kebutuhan yang sama. Kamu bisa mendaur ulang untuk kebutuhan tas, atau plastik.

Baca Juga: Ketahui 10 Jenis Atap Rumah Terlengkap Terbaru

2. Simbol High Density Polyethylene (HDPE atau PEDH)

Simbol High Density Polyethylene (HDPE atau PEDH)

Daur ulang kode angka 2 merupakan simbol dari HDPE atau PEHD.

Pasalnya, simbol ini sangat sering dijumpai di galon air minym atau botol shampo.

Jenis plastik HDPE merupakan jenis plastik yang sangat aman untuk digunakan berulang-ulang, dan bisa didaur ulang dengan proses yang sangat sederhana.

Walaupun bisa didaur ulang beberapa kali, kamu tetap wajib memperhatikan kebersihannya.

3. Simbol Polyvinyl Chloride (PVC atau V)

Simbol Polyvinyl Chloride (PVC atau V)

Daur ulang kode angka 3 merupakan simbol dari bahan PVC atau V.

Pasalnya, simbol ini merupakan plastik beracun sebab mengandung berbagai jenis bahan kimia yang beracun dan bisa membahayakan bagi kesehatan.

Bahan jenis ini sangat sukar untuk didaur ulang, sebaiknya hindari dengan penggunaan jenis plastik ini secara berlebihan.

Adapun pengaplikasiannya seperti ubin, kabel listrik, wrapping, dan mainan anak.

4. Simbol Low Density Polyethylene (LDPE atau PE-LD)

Simbol Low Density Polyethylene (LDPE atau PE-LD)

Daur ulang nomor 4 adalah simbol dari bahan plastik LDPE atau PE-LD. Ini biasa dijumpai pada kantong plastik atau tas belanja.

Karakteristik dari bahan ini adalah bersifat elastis, mempunyai daya tahan lama, dan bisa digunakan berulang-ulang.

Sebaiknya jenis plastik ini didaur ulang agar tidak tertimbun ke dalam tanah karena sangat lama terurainya.

Baca juga: https://atapgrand.id/jual-atap-plastik-seng-plastik-bening-transparan-pet/

5. Simbol PP (Polypropylene)

Simbol PP (Polypropylene)

Kode 5 pada plastik merupakan simbol dari plastik Polypropylene. Biasanya diterapkan pada botol sirup, sedotan plastik, atau tali berbahan plastik.

Bahan ini sangat aman dan kuat sehingga aman digunakan untukj bahan pangan meski pada suhu yang ekstrem.

Meski demikian, jenis plastik ini termasuk jenis plastik yang sulit didaur ulang.

6. Simbol PS (Polystyrene)

Simbol PS (Polystyrene)

Kode 6 merupakan simbol dari bahan plastik polystyrene. Bahan plastik ini lebih ekonomis dibandinggkan jenis plastik lainnya.

Aplikasinya lebih sering digunakan untuk tempat telur, styrofoam, dan berbagai aplikasi lainnya.

Perlu diwaspadai bahwa jenis ini mampu mengeluarkan styrene yang bisa mengakibatkan kanker karena merupakan zat karsinogen. Terutama untuk makanan/minuman yang mengandung suhu yang panas.

7. Simbol Other atau O

Simbol Other atau O 

Kode angka 7 merupakan simbol dari bahan plastik yang tidak tergolong dari 6 bahan plastik sebelumnya.

Jenis plastik ini tidak digunakan untuk makanan atau minuman karena berbahaya. Kandungan yang dihasilkan ialah racun Bisphenol-A (BPA). Kandungan ini dapat membuat kerusakan pada beberapa organ dan bisa mengganggu hormon pada tubuh manusia.

Baca juga: Kenali Struktur Atap Bangunan Terlengkap

Atap Plastik PP

Atap Plastik PET PP

Atap plastik PP sudah pasti aman untuk penggunaan penutup atap. Tidak hanya karena aman, tetapi juga memiliki variasi warna yang beragam sehingga kamu bisa memilih sesuai dengan kebutuhan warna hunian kamu.

Kenapa Memilih Atap Plastik Grand Luxe?

  • Kuat dan tahan terhadap benturan eksternal.
  • Bahan aman dan tidak berbahaya untuk kesehatan.
  • Tidak mudah luntur, warnanya bsia bertahan lama.
  • Instalasi lebih mudah.
  • Tidak bising meskipun hujan deras.
  • Ramah lingkungan.

Kamu juga bisa mengaplikasikannya di berbagai jenis bangunan, lho seperti:

  • Pabrik,
  • Kolam Renang,
  • Pergola,
  • Teras,
  • Bedeng,
  • Rumah,
  • Gudang,
  • Green House,
  • Outdoor Space,
  • Gedung Terbuka,
  • Go Green,
  • Cafe Restoran Terbuka,
  • Stadion,
  • Car Port,
  • Kanopi,
  • Tempat Parkir,
  • Industri,
  • dan berbagai aplikasi lainnya.

Pemesanan dan konsultasi mengenai atap plastik Grand Luxe bisa melalui tombol di bawah ini!

Penutup

Itulah 7 jenis kode / simbol pada jenis plastik yang harus kamu ketahui arti dan penggunaannya secara tepat. Jika Anda membutuhkan untuk atap plastik, sebaiknya menggunakan atap plastik yang berbahan PET atau PP yang aman digunakan sebagai penutup atap.

Awas, Bahaya Asbes untuk Kesehatan! Ini Alternatifnya!

Awas, Bahaya Asbes untuk Kesehatan! Ini Alternatifnya!

Dilansir dari berbagai sumber, atap asbes sudah terbukti berbahaya untuk kesehatan, lho! Sehingga kamu perlu untuk menggantinya apabila sudah terlanjur menggunakannya. Bahaya asbes bisa menimbulkan penyakit seperti, asbestosis, mesothelioma, dan kanker paru-paru.

Jadi, alternatif dari penggunaan atap asbes yang seperti apa?

Kamu bisa menggunakan atap yang mempunyai bahan material aman untuk kesehatan, khususnya untuk pengguna yang memiliki masalah pernapasan, wajib untuk memperhatikan detail manufaktur yang aman.

Lantas, alternatif atap apa yang aman digunakan tanpa mengganggu kesehatan?

Bahaya Paparan Atap Asbes untuk Kesehatan

Paparan atap asbes yang terlalu lama bisa menimbulkan penyakit yang berbahaya, lho!! Seperti yang telah disebutkan di atas.

Asbestosis merupakan salah satu penyakit pernafasan yang bersifat kronis, dan non-kanker.

Serat asbes yang terkandung di dalamnya apabila terhirup oleh manusia bisa membahayakan jaringan paru-paru hingga memicu luka serius.

Adapun gejala asbestosis adalah termasuk dari sesak napas, dan bunyi kering berdetak pada paru-paru saat menghirup serat asbes.

Jika stadium lebih lanjut, penderita bisa saja mengalami gagal jantung, lho!.

Waduhh, bahaya banget kann? Kamu pasti tidak ingin mengalami hal yang sama, bukan? Yuk hindari penggunaan atap asbes!!

Lebih menakutkannya lagi, tidak ada pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan penyakit asbestosis.

Sebab, asbestosis bisa melumpuhkan si penderitan dan berakibat fatal.

Apabila terdapat seseorang yang sedang merenovasi dan menghancurkan bangunan yang mengandung asbes, terutama atap, sangat berpotensial untuk terkena kondisi ini. Hal ini bergantung dari sifat paparannya pada tubuh kalian dan tindakan pencegahan yang sesegera mungkin diambil.

Adapun jika kamu terlanjur menggunakan atap asbes dan menggantinya, wajib mengenakan pakaian pelindung, seperti APD untuk menghindari terkena paparan langsung dari atap Asbes.

Megingat akan kanker paru-paru yang menjadi penyebab utama kematian besar. Jadi, jangan hanya melihat harganya yang murah ya sobat Grand Luxe, tetapi memperhatikan kualitas atap juga sangat penting untuk kesehatan keluarga kamu.

Salah satu gejala kanker paru-paru yang disebabkan oleh paparan atap asbes adalah perubahan pernapasan, batuk, sesak napas, dan nyeri pada dada. Segera periksa ke dokter apabila kamu sudah terlanjur terpapar oleh atap jenis ini. Terlebih untuk kamu yang aktif merokok.

Dilansir dari publikasi Oregon State University, menjelaskan bahwa pekerja atap asbes yang aktif merokok mempunyai risiko 90 kali lebih mungkin terserang kanker paru-paru dibandingkan dengan orang yang tidak merokok dan tidak terpapar langsung oleh atap asbes.

Mesothelioma merupakan salah satu bentuk kanker yang paling langka dan serius yang dilapisi selaput tipis pada paru-paru atau jantung.

Seseorang yang terkena penyakit ini (sumber Halodoc), terdapat sekitar 2% dari penambang dan pekerja tekstil asbes, 10% dari semua pekerja yang terlibat dalam pembuatan gas yang mengandung asbes ini.

Asbes telah menghasilkan serat asbes udara dalam kapasitas yang besar, sehingga banyak sekali orang-orang yang berisiko terkena penyakit Mesothelioma ini.

Contoh lainnya yaitu: pekerja di tambang asbes, pekerja yang memasang asbes, dan berbagai orang yang berhubungan dengan asbes.

Kenapa Atap Asbes Berbahaya?

Asbes mengandung serat kecil dan tipis yang tidak terlihat oleh mata manusia. Saat asbes ini rusak, serat mikroskopis akan berterbangan di dalam udara dan bisa bertahan hingga beberapa hari.

Masalahnya, serat yang berterbangan ini bisa terhirup oleh manusia. Inilah menjadi awal penyakit pernapasan yang kemungkinan terjadi pada penderita.

Serat yang masuk ke dalam saluran pernapasan, gejalanya tidak langsung terlihat, biasanya akan terlihat saat 10 hingga 40 tahun kemudian.

Memang tidak semua manusia bisa terkena penyakit akibat asbes ini, tetapi jika imun dan sistem kekebalan orang tersebut rendah, sangat rentan terkena penyakit ini.

Irosnisnya, penyakit yang disebabkan oleh paparan serat asbes sangat sulit untuk diobati. Jadi, hati-hati ya sobat Grand Luxe!!

Untuk melindungi diri dari berbagai penyakit bahaya, alangkah baiknya kamu menggunakan bahan dan alat yang memang sudah aman dan teruji.

Alternatif Pengganti Atap Asbes

Alternatif Pengganti Atap Asbes

Demi keamanan keluarga tercinta kamu, sebaiknya gunakan atap yang aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan penghuni rumah.

Selain karena kesehatan adalah salah satu faktor yang sangat penting bagi kehidupan manusia, kamu juga tidak khawatir lagi tentang biaya pengobatan.

Adapun atap yang aman untuk pengganti atap asbes adalah Atap Grand Luxe.

Atap Grand Luxe Aman Digunakan

Material yang digunakan Atap Grand Luxe terbuat dari plastik PET (Polyethylene Terephthalate) dan lainnya terbuat dari PP (Polypropylene). 

Atap Grand Luxe telah teruji dan aman digunakan karena tidak ada material atau unsur berbahaya pada produk ini.

Variasi warna Atap Grand Luxe sangat beragam, meliputi Merah, Hijau, dan Bening.

Pembelian Atap yang Aman Gratis Ongkir

Kamu tidak perlu khawatir lagi mengenai biaya tambahan untuk ongkos kirim, sebab dengan membeli Atap Grand Luxe minimal Rp. 500 ribu, kamu tidak perlu mikir tambahan ongkir, karena Atap Grand Luxe akan menanggung ongkos kirimnya.

Untuk pemesanan dan konsultasi mengenai panjang, ketebalan, dan variasi warna bisa konsultasikan gratis melalui Customer Service kami. Yuk konsultasikan dan pesan sekarang juga!

Penutup

Itulah bahaya asbes yang perlu kamu hindari. Jika kamu terpapar serat asbes dan masuk ke saluran pernapasan dapat menimbulkan penyakit kronis seperti Asbestosis atau Mesothelioma. Alternatif penggunaan atap asbes yaitu dengan menggunakan Atap Grand Luxe yang sudah terbukti aman digunakan karena terbuat dari plastik PET dan PP. Jangan tunda lagi, yuk ganti atap berbahaya kamu dengan Atap Grand Luxe!!!

Pesan Atap Grand Sekarang!