7 Perbedaan Atap Spandek dan Galvalum Perlu Diketahui

7 Perbedaan Atap Spandek dan Galvalum Perlu Diketahui

Perbedaan Atap Spandek dan Galvalum Memilih atap rumah yang tepat memang menjadi keputusan penting. Terlebih lagi, banyak orang masih bingung dengan berbagai jenis atap metal yang tersedia. Di pasaran, dua jenis atap yang sering dicari adalah spandek dan galvalum. Meskipun demikian, perbedaan atap spandek dan galvalum sebenarnya cukup signifikan.

Mengetahui perbedaan ini akan membantu membuat keputusan yang lebih bijak untuk dipasangkan. Artikel ini akan membahas secara detail karakteristik masing-masing atap. Jadi, bisa memilih atap yang sesuai dengan kebutuhan sesuai budget.

Mengenali Perbedaan Atap Spandek dan Galvalum1. Mengenali Apakah Atap Spandek dan Galvalum Itu Berbeda

Sebelum membahas lebih dalam, penting untuk memahami definisi keduanya. Selanjutnya, kita akan mengulas lima aspek dasar yang membedakan kedua jenis atap ini.

1. Pengertian Tentang Atap Spandek

Atap spandek merupakan lembaran metal yang dilapisi zinc aluminium. Oleh karena itu, atap ini memiliki daya tahan yang cukup baik. Material ini banyak digunakan untuk bangunan komersial maupun residensial. Selain itu, spandek juga memiliki berbagai variasi ketebalan. Pemilihan ketebalan ini disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi bangunan.

2. Pengertian Tentang Atap Galvalum

Galvalum adalah material atap berbahan dasar aluminium dan zinc. Kemudian, material ini dilapisi dengan kombinasi khusus untuk ketahanan ekstra. Komposisinya terdiri dari 55% aluminium dan 45% zinc. Akibatnya, galvalum memiliki karakteristik yang berbeda dari spandek. Atap ini dikenal memiliki refleksi panas yang lebih baik.

3. Pengembangan Kedua Material

Spandek telah digunakan sejak beberapa dekade lalu di Indonesia. Sementara itu, galvalum merupakan inovasi yang relatif lebih baru. Teknologi galvalum dikembangkan untuk meningkatkan performa atap metal. Namun demikian, kedua jenis atap ini terus mengalami perbaikan. Inovasi terbaru membuat keduanya semakin berkualitas dan tahan lama.

4. Kegunaan Umum di Pasaran

Atap spandek umumnya digunakan untuk gudang dan pabrik. Di sisi lain, galvalum lebih populer untuk rumah tinggal. Hal ini disebabkan oleh karakteristik estetika dan fungsionalnya. Meski begitu, penggunaan keduanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Konsultasi dengan ahli konstruksi sangat direkomendasikan sebelum memilih.

5. Jenis Paling Banyak Diminati

Kedua jenis atap ini memiliki segmen pasarnya sendiri. Namun, galvalum cenderung lebih diminati untuk hunian modern. Alasannya adalah tampilan yang lebih menarik dan teknologi lebih canggih. Sebaliknya, spandek masih menjadi favorit untuk bangunan industri. Pertimbangan harga juga menjadi faktor utama dalam pemilihan ini.

7 Perbedaan Atap Spandek dan Galvalum2. 7 Perbedaan Atap Spandek dan Galvalum

Berikut adalah tujuh perbedaan utama yang perlu Anda ketahui. Mari kita bahas satu per satu dengan detail.

1. Komposisi Material Penyusun

Spandek tersusun dari baja ringan dengan lapisan zinc. Sebaliknya, galvalum memiliki komposisi aluminium yang lebih tinggi. Perbedaan komposisi ini sangat mempengaruhi karakteristik akhir produk. Oleh sebab itu, kualitas dan performa keduanya berbeda signifikan. Kandungan aluminium pada galvalum membuatnya lebih reflektif terhadap panas.

2. Tingkat Ketahanan terhadap Korosi

Galvalum memiliki ketahanan korosi yang lebih superior. Hal ini disebabkan oleh kandungan aluminium yang tinggi. Sementara itu, spandek juga tahan korosi namun dengan tingkat yang lebih rendah. Dalam jangka panjang, galvalum lebih awet di daerah pesisir. Lingkungan dengan kadar garam tinggi sangat mempengaruhi usia pakai atap.

3. Kemampuan Refleksi Panas Matahari

Galvalum memantulkan hingga 70% panas matahari yang mengenainya. Akibatnya, ruangan di bawah atap galvalum terasa lebih sejuk. Berbeda dengan spandek yang refleksi panasnya lebih rendah. Oleh karena itu, galvalum lebih hemat energi untuk pendinginan ruangan. Perbedaan ini sangat terasa terutama di daerah tropis.

4. Perbedaan Harga dan Budget

Spandek umumnya lebih terjangkau dibandingkan galvalum. Namun demikian, perbedaan harga ini sebanding dengan kualitasnya. Untuk budget terbatas, spandek bisa menjadi pilihan yang ekonomis. Di sisi lain, investasi galvalum memberikan nilai jangka panjang. Perhitungan biaya perawatan juga perlu dipertimbangkan dalam pemilihan.

5. Masa Pakai dan Durabilitas

Galvalum dapat bertahan hingga 25-30 tahun dengan perawatan minimal. Sementara itu, spandek memiliki usia pakai sekitar 15-20 tahun. Perbedaan ini cukup signifikan untuk investasi jangka panjang. Meski begitu, perawatan rutin dapat memperpanjang usia kedua atap. Faktor cuaca dan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap ketahanan.

6. Bobot dan Kemudahan Instalasi

Kedua jenis atap ini tergolong ringan dan mudah dipasang. Namun, galvalum sedikit lebih ringan dibandingkan spandek. Hal ini memudahkan proses pengangkutan dan pemasangan. Oleh karena itu, biaya instalasi galvalum bisa lebih efisien. Struktur bangunan juga tidak memerlukan penguatan khusus untuk kedua jenis ini.

7. Pilihan Warna dan Estetika

Galvalum menawarkan lebih banyak pilihan warna dan finishing. Sebaliknya, spandek memiliki variasi warna yang lebih terbatas. Finishing galvalum juga cenderung lebih mengkilap dan menarik. Namun demikian, kedua jenis atap ini tersedia dalam berbagai profil. Pemilihan warna sebaiknya disesuaikan dengan konsep desain bangunan.

Rekomendasi Atap Spandek Grand Luxe3. Rekomendasi Atap Spandek Grand Luxe

Dari ulasan perbedaan atap spandek dan galvalum di atas, kini saatnya menentukan pilihan atap yang tepat sesuai kebutuhan untuk hunian maupun bangunan yang dibutuhkan. Kini ada atap Spandek dari Grand Luxe yang bisa memberikan kenyaman dan ketahanan pada bangunan.

Keunggulan utama dari atap Spandek Grand Luxe ini adalah sudah dilengkapi dengan lapisan anti UV. Lapisan ini mampu menjaga suhu ruangan tetap sejuk meskipun terpapar sinar matahari secara langsung. Perlindungan ini membantu menciptakan hunian yang nyaman dan sehat bagi penghuni. Selain itu, lapisan ini menjaga atap dari keretakan ataupun pengelupasan akibat bahaya panas matahari.

Produk Grand Luxe dengan berbagai tipenya bisa dipesan di marketplace; Shopee & Tokopedia dengan pengiriman ke seluruh Indonesia, termasuk IKN melalui cabang Balikpapan. Jika butuh informasi terkait produk bisa menghubungi WhatsApp berikut.

Kesimpulan

Mengetahui perbedaan atap spandek dan galvalum sangatlah penting sebelum renovasi atau membangun. Kedua jenis atap memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Galvalum unggul dalam hal ketahanan korosi dan refleksi panas. Sementara itu, spandek menawarkan solusi yang lebih ekonomis dan praktis. Pemilihan sebaiknya disesuaikan dengan budget, lokasi, dan kebutuhan jangka panjang.

Apa Itu Galvalum: Pengertian, Fungsi, dan Keunggulan

Apa Itu Galvalum: Pengertian, Fungsi, dan Keunggulan

Tidak banyak orang mengetahui istilah Galvalum. Pasalnya, Galvalum adalah singkatan dari Galvanis dan Alumunium. Namun, seiring berkembangnya zaman, jenis material Galvalum mulai diaplikasikan oleh masyarakat.

Galvalum sering kali digunakan di hunian minimalis dan modern sebagai penutup atap. Lantas, apa itu Galvalum? Scroll down untuk mengetahui penjelasan lengkapnya!

Apa Itu Galvalum?

Apa Itu Galvalum

Galvalum adalah material yang memiliki bentuk lempengan besi baja ringan yang terbuat dari kombinasi bahan Alumunium, Silikon, dan Seng (Galvanis).

Terdapat proses pelapisan baja Galvanis (Baja yang telah dilapisi dengan Seng supaya tidak mengalami korosi) dengan lapisan Alumunium.

Komposisi material Galvalum adalah 55% Alumunium, 43,5% Seng, dan 1,5% Silikon. Lapisan yang diproses ini berfungsi untuk melindungi dari proses oksidasi yang kemungkinan akan terjadi.

Pasalnya, Galvalum sering digunakan sebagai elemen bangunan sebab kerap kali dianggap lebih awet dan ringan dibandingkan dengan material kayu.

Menariknya lagi, material Galvalum juga dapat diaplikasikan pada kanopi, struktur dinding, pagar, plafon, dan berbagai aplikasi lainnya.

Keunggulan Galvalum sebagai Atap

Keunggulan Galvalum sebagai Atap

Berikut ini adalah keunggulan atap Galvalum dibandingkan jenis atap lainnya:

1. Harga Lebih Ekonomis

Atap Galvalum adalah salah satu jenis atap dengan harga terjangkau jika dibandingkan dengan jenis atap lainnya.

Meskipun begitu, kualitas atap Galvalum tidak perlu diragukan lagi. Dengan mengaplikasikan atap Galvalum bisa membuat hunian Anda lebih modern dengan biaya minim.

Sehingga Anda bisa menghemat biaya dan bisa memanfaatkan dana tersebut untuk kebutuhan lain.

2. Tahan Terhadap Korosi atau Aus

Berbeda dengan atap berbahan logam yang kemungkinan akan mengalami korosi, atap Galvalum tidak akan mengalami korosi meskipun digunakan dalam jangka panjang.

Adapun Galvalum telah dilengkapi lapisan Seng sehingga membuat atap ini tahan terhadap korosi, seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

3. Pembentukan Lebih Mudah

Atap Galvalum mudah dibentuk menyesuaikan dengan keinginan desain interior tersebut, sehingga bisa disesuaikan dengan berbagai macam bentuk atap modern.

Dengan adanya atap Galvalum pada rumah Anda, bisa menciptakan tampilan lebih estetis dan unik menyesuaikan dengan preferensi yang Anda miliki.

Kemampuan ini bisa membuat atap ini menjadi pilihan yang sangat fleksibel untuk berbagai jenis proyek yang dikerjakan oleh kontraktor.

4. Memiliki Lapisan Resin

Beberapa atap Galvalum kebanyakan dilengkapi dengan resin tambahan yang berfungsi sebagai pelindung atap dari berbagai cuaca ekstrem dan kerusakan dari sinar UV, hujan asam, atau jenis faktor lainnya yang bisa merusak kemampuan atap.

Dengan begitu, umur atap lebih tahan lama an awet dalam jangka waktu yang lama.

5. Tahan Terhadap Suhu Tinggi

Atap Galvalum tahan terhadap suhu tinggi, sehingga cocok diaplikasikan untuk wilayah dengan iklim panas. Tentu saja, hal ini cocok diaplikasikan di hunian Indonesia yang memiliki 2 musim yakn musim kemarau dan musim hujan.

Ketika sedang musim kemarau, Atap ini tidak menghantarkan panas dengan cepat sehingga mampu membuat suhu ruangan tetap. Sehingga Anda bisa menghemat pendingin ruangan seminimal mungkin.

Keunggulan utama ini bisa membuat suasana rumah lebih nyaman dan sejuk ketika terik matahari.

6. Kemampuan Memantulkan Panas

Tidak hanya tahan terhadap suhu tinggi, Atap Galvalum juga mempunyai kemampuan untuk memantulkan panas sehingga lebih efisien untuk mencegah suhu rumah tetap sejuk dan nyaman.

Dengan begitu, Anda bisa menghemat energi listrik untuk pendingin ruangan.

7. Bersifat Non-Combustible

Atap Galvalum termasuk jenis atap yang memiliki karakteristik non-combustible sehingga keamanan lebih baik dibandingkan dengan atap yang mudah terbakar.

Maksud dari non-combustible adalah atap ini tidak akan memicu pembesaran api, dan tidak menyerap panas.

Jika terdapat kemungkinan hunian mengalami kecelakaan kebakaran, atap Galvalum tidak akan membuat api semakin membesar. Berbeda dengan atap kayu yang justru aka memicu air semakin besar.

Hal ini akan membuat hunian lebih aman daripada menggunakan struktur bangunan yang mudah terbakar.

Jika Anda mempertimbangkan keamanan untuk hunian Anda, atap Galvalum menjadi pilihan terbaik dibandingkan jenis atap lainnya.

8. Ramah Lingkungan

Atap Galvalum termasuk jenis atap yang dapat didaur ulang sehingga bisa mengurangi pencemaran limbah kontruksi.

Anda dapat memanfaatkan atap Galvalum yang sudah tidak terpakai menjadi produk baru. Misalnya, atap Galvalum tersebut Anda lelehkan dan gunakan untuk struktur bangunan material lainnya.

9. Tidak Memuai dan Menyusut

Meskipun terpapar sinar matahari dalam jangka waktu yang lama, Atap Galvalum tidak akan memuai atau menyusut karena atap ini memiliki daya tahan yang lebih bagus.

Hal ini cocok untuk diaplikasikan di daerah yang panas seperti di daerah Indonesia.

Mana yang Lebih Bagus, Galvanis atau Galvalum?

Galvanis dan Galvalum ini merupakan material yang hampir mirip. Namun, terdapat perbedaan antara kedua jenis atap ini. Jadi, lebih bagus mana Galvanis atau Galvalum?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Galvalum adalah salah satu jenis Baja yang dicampur dengan Alumunium dan Seng. Sehingga kemampuan Galvalum untuk melindungi dari korosi lebih baik jika dibandingkan dengan Galvanis yang hanya dilapisi seng untuk perlindungan tersebut.

Pasalnya, atap Galvalum mempunyai reflektifitas termal yang lebih bagus dibandingkan dengan baja Galvanis, yang artinya bisa mengurangi biaya pendinginan pada iklim panas.

Bukan hanya itu saja, Galvalum juga lebih awet dan tahan lama jika diaplikasikan pada atap rumah atau kanopi. Sehingga Atap Galvalum lebih direkomendasikan dibandingkan dengan atap Galvanis.

Atap Galvalum Grand

Selain harganya yang ekonomis, kemampuan Galvanis terhadap suhu tinggi sangat baik dan paling penting atau bersifat non-combustible.

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan bisa langsung menghubungi Official berikut:

Penutup

Itulah penjelasan mengenai apa itu Galvalum dan manfaatnya. Pasalnya, atap Galvalum lebih unggul dibandingkan dengan Galvanis karena terdapat lapisan tambahan Seng untuk membuat atap tersebut tahan terhadap korosi.

Pesan Atap Grand Sekarang!