Harga Atap Multiroof Beserta Ukurannya

Harga Atap Multiroof Beserta Ukurannya

Harga Atap Multiroof – Dalam dunia konstruksi modern, kebutuhan akan material bangunan yang kuat, tahan lama, dan estetis terus meningkat. Salah satu material yang kini banyak digunakan baik untuk hunian maupun bangunan komersial adalah atap multiroof. Dikenal dengan ketahanannya terhadap karat, desain yang beragam, serta kemudahan pemasangan.

Namun, sebelum memilih jenis multiroof tertentu, penting untuk memahami harga dan ukuran standar yang ditawarkan di pasaran. Faktor seperti material penyusun, ketebalan, panjang lembaran, dan finishing permukaan turut memengaruhi harga jualnya.

Dalam artikel ini akan membeikan informasi mengenai harga atap multiroof beserta ukurannya. Yuk simak!

Jenis-Jenis Atap Multiroof yang Tersedia di Pasaran

Jenis-Jenis Atap Multiroof yang Tersedia di Pasaran

Berikut ini adalah beberapa jenis atap multiroof yang tersedia di pasaran.

1. Multiroof Metal

Multiroof metal merupakan jenis paling populer karena dibuat dari campuran baja ringan dan aluminium-zinc. Kelebihannya adalah tahan karat, kuat terhadap benturan, dan memiliki daya pantul panas yang baik.

Atap ini biasanya dilapisi dengan bahan pelindung seperti polyester atau lapisan PVDF agar warnanya tidak mudah pudar. Multiroof metal cocok digunakan pada area beriklim tropis karena mampu mengurangi panas yang masuk ke dalam bangunan.

2. Multiroof Pasir

Sesuai namanya, multiroof pasir memiliki lapisan luar berupa butiran pasir halus yang berfungsi meredam panas dan suara. Tampilan atap jenis ini menyerupai genteng konvensional, sehingga sangat cocok untuk rumah bergaya klasik maupun modern.

Lapisan pasir pada permukaannya juga membantu mengurangi pantulan cahaya matahari, sehingga rumah terasa lebih sejuk. Walaupun harganya sedikit lebih tinggi, nilai estetika dan kenyamanan yang ditawarkan sebanding dengan kualitasnya.

3. Multiroof Galvalum

Multiroof galvalum terbuat dari baja ringan yang dilapisi aluminium dan zinc, menjadikannya anti karat serta tahan terhadap korosi. Jenis ini banyak digunakan pada bangunan industri atau komersial karena daya tahannya yang tinggi dan perawatannya yang mudah.

Selain itu, harga atap galvalum multiroof relatif lebih terjangkau dibanding jenis multiroof pasir atau PVDF, menjadikannya pilihan efisien untuk proyek berskala besar.

4. Multiroof Berlapis PVDF

Jenis ini menggunakan lapisan Polyvinylidene Fluoride (PVDF) yang memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca ekstrem, polusi, dan sinar ultraviolet. Warna atap jenis ini cenderung lebih mengilap dan bertahan hingga puluhan tahun tanpa memudar. Multiroof PVDF biasanya dipilih untuk bangunan premium, seperti vila, kantor mewah, atau rumah dengan desain modern minimalis.

5. Multiroof Stone Coated

Multiroof jenis ini memiliki tampilan yang menyerupai genteng beton atau tanah liat, tetapi dengan bobot yang jauh lebih ringan. Lapisan luarnya berupa batuan alami (stone chips) yang diikat dengan resin kuat sehingga menghasilkan tampilan eksklusif. Stone coated multiroof terkenal akan daya tahannya terhadap korosi, kebisingan, dan benturan, menjadikannya pilihan ideal untuk area dengan curah hujan tinggi.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Atap Multiroof

Faktor yang Mempengaruhi Harga Atap Multiroof

Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi harga atap multiroof.

1. Ketebalan Material

Semakin tebal bahan atap, semakin tinggi pula harganya. Ketebalan berpengaruh pada kekuatan terhadap beban dan ketahanan terhadap benturan.

2. Jenis Lapisan Pelindung

Multiroof dengan lapisan PVDF atau stone coated memiliki harga lebih mahal karena teknologi lapisannya mampu melindungi atap dari sinar UV dan korosi dalam jangka panjang.

3. Finishing Permukaan

Permukaan mengilap atau bertekstur pasir membutuhkan proses tambahan dalam pabrikasi, sehingga turut meningkatkan harga jual.

4. Panjang dan Ukuran Lembaran

Makin panjang lembaran yang dipesan, biaya produksi dan pengiriman akan meningkat. Namun, lembaran panjang dapat menghemat waktu pemasangan dan mengurangi jumlah sambungan.

5. Merek dan Asal Produk

Produk impor umumnya dibanderol lebih tinggi dibanding merek lokal karena kualitas bahan dan teknologi pelapis yang lebih canggih. Namun, merek lokal kini juga banyak menawarkan multiroof dengan standar kualitas tinggi.

Harga Atap Multiroof Berdasarkan Jenis dan Ukuran

Harga Atap Multiroof Berdasarkan Jenis dan Ukuran

Harga atap multiroof bervariasi tergantung pada jenis, merek, serta ketebalan material. Berikut kisaran harga yang umum dijumpai di pasaran (harga dapat berubah tergantung wilayah dan supplier):

1. Harga Multiroof Metal

  • Ketebalan 0,25 mm: Rp 55.000 – Rp 70.000 per meter

  • Ketebalan 0,30 mm: Rp 70.000 – Rp 90.000 per meter

  • Ketebalan 0,35 mm: Rp 90.000 – Rp 110.000 per meter

Multiroof metal banyak digunakan untuk bangunan komersial dan rumah minimalis karena bobotnya ringan serta tahan lama.

2. Harga Multiroof Pasir

  • Ketebalan 0,30 mm: Rp 100.000 – Rp 120.000 per meter

  • Ketebalan 0,35 mm: Rp 120.000 – Rp 140.000 per meter

  • Ketebalan 0,40 mm: Rp 140.000 – Rp 160.000 per meter

Harga lebih tinggi karena memiliki lapisan pasir yang menambah nilai estetika dan ketahanan panas.

3. Harga Multiroof Galvalum

  • Ketebalan 0,25 mm: Rp 45.000 – Rp 60.000 per meter

  • Ketebalan 0,30 mm: Rp 60.000 – Rp 80.000 per meter

  • Ketebalan 0,40 mm: Rp 80.000 – Rp 100.000 per meter

Jenis ini paling ekonomis dan cocok untuk proyek besar yang membutuhkan material banyak.

4. Harga Multiroof PVDF

  • Ketebalan 0,30 mm: Rp 120.000 – Rp 150.000 per meter

  • Ketebalan 0,35 mm: Rp 150.000 – Rp 180.000 per meter

  • Ketebalan 0,40 mm: Rp 180.000 – Rp 210.000 per meter

Daya tahan terhadap cuaca ekstrem menjadikan harga PVDF lebih tinggi dibandingkan jenis lain.

5. Harga Multiroof Stone Coated

  • Ukuran 1,3 x 0,4 meter (per lembar): Rp 45.000 – Rp 70.000

  • Ukuran 1,5 x 0,4 meter (per lembar): Rp 60.000 – Rp 85.000

Jenis ini biasanya dijual per lembar karena bentuk dan desainnya menyerupai genteng, bukan lembaran panjang seperti multiroof metal.

Rekomendasi Material Atap Berkualitas dengan Harga Termurah

Rekomendasi Material Atap Berkualitas dengan Harga Termurah

Alternatif atap berkualitas namun dengan harga terjangkau adalah Atap Grand Luxe. Atap Grand Luxe terbuat dari material unggul, sehingga memiliki daya tahan yang baik. Dijamin tahan dalam segala kondisi cuaca ekstrim, baik panas, hujan, maupun angin kencang.

Dilengkapi juga dengan  lapisan anti UV yang membuat bangunan lebih sejuk dan nyaman meskipun terpapar sinar matahari yang intens. Lapisan ini juga bisa menjaga lapisan atap dari kerusakan maupun keretakan akibat panas berlebih.

Meskipun memiliki kualitas unggul, Atap Grand Luxe tetap ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu sekitar 20 ribuan saja per meternya.

Atap Grand Luxe dapat dikirim hingga ke seluruh Indonesia termasuk IKN melalui cabang kami yang ada di Balikpapan. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi WhatsApp berikut ini.

Penutup

Demikian adalah informasi mengenai harga atap multiroof. Dengan memahami harga dan ukuran atap multiroof berdasarkan jenisnya, pemilihan material dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang tersedia.

5 Jenis Atap Multiroof Serta Kelebihan dan Kekurangannya

5 Jenis Atap Multiroof Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Atap Multiroof – Atap adalah bagian penting dari sebuah bangunan yang tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga memberikan karakter dan estetika pada struktur rumah atau gedung.

Di tengah perkembangan teknologi konstruksi, atap multiroof muncul sebagai salah satu inovasi yang semakin populer karena keunggulannya dalam hal ketahanan, desain, dan kemudahan pemasangan. Dengan bahan dasar logam berkualitas tinggi, atap multiroof menawarkan pilihan yang beragam, baik dari segi jenis maupun tampilan, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan berbagai gaya arsitektur.

Namun, setiap jenis atap multiroof memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan agar sesuai dengan kondisi bangunan dan kebutuhan pengguna.

Setelah membahas biaya perbaikan atap bocor, artikel ini akan mengulas jenis-jenis atap multiroof. Yuk simak!

Apa Itu Atap Multiroof?

Apa Itu Atap Multiroof?

Atap multiroof adalah jenis atap berbahan logam yang biasanya terbuat dari campuran seng, aluminium, atau bahan logam lainnya yang tahan lama dan anti-karat. Multiroof dirancang untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap cuaca ekstrem, seperti panas matahari, hujan deras, dan angin kencang. Kelebihan utama atap ini adalah ketahanan, kemudahan pemasangan, dan variasi desain yang bisa disesuaikan dengan berbagai gaya bangunan, baik modern maupun klasik. Multiroof juga tersedia dalam berbagai jenis, seperti berlapis pasir, zincalume, atau standing seam, masing-masing memiliki kelebihan sesuai kebutuhan bangunan.

Tips Memilih Atap Multiroof yang Tepat

Tips Memilih Atap Multiroof yang Tepat

Berikut ini adalah tips memilih agar tidak salah pilih.

1. Sesuaikan dengan Iklim dan Lingkungan

Untuk daerah yang memiliki suhu panas tinggi atau beriklim tropis, atap multiroof berlapis pasir atau bertekstur akan lebih cocok karena kemampuannya dalam meredam panas. Sementara itu, bagi yang tinggal di daerah pesisir, pilih atap multiroof berbahan zincalume atau galvalum untuk perlindungan ekstra terhadap karat.

2. Pertimbangkan Desain dan Warna

Pilih desain dan warna atap yang sesuai dengan konsep arsitektur bangunan. Atap multiroof tersedia dalam berbagai warna dan tekstur yang bisa disesuaikan dengan gaya rumah minimalis, klasik, atau modern.

3. Perhatikan Kualitas dan Ketebalan Material

Kualitas dan ketebalan material multiroof akan memengaruhi daya tahan dan ketahanan terhadap cuaca ekstrem. Pastikan memilih produk yang memiliki ketebalan standar dan dilengkapi dengan sertifikasi kualitas.

4. Perhitungkan Anggaran

Dengan harga yang bervariasi sesuai jenisnya, penting untuk menyesuaikan pilihan atap multiroof dengan anggaran yang dimiliki. Jika anggaran terbatas, bisa memilih multiroof galvalum atau zincalume yang lebih terjangkau namun tetap memiliki daya tahan yang baik.

Jenis-Jenis Atap Multiroof

Jenis-Jenis Atap Multiroof

Berikut ini adalah jenis-jenis atap multiroof yang bisa dijadikan bahan pertimbangan.

1. Multiroof Galvalum

Multiroof galvalum dibuat dari campuran seng dan aluminium, sehingga tahan karat dan populer di daerah tropis atau pantai. Kelebihannya adalah anti korosi, ringan, dan tahan lama. Kekurangannya, kurang efektif menahan panas sehingga ruangan di bawahnya bisa terasa lebih panas. Atap galvalum biasanya dijual dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp100.000 hingga Rp200.000 per lembar tergantung ketebalan dan mereknya. Umumnya, galvalum tersedia dalam ukuran standar 1 meter x 2 meter, namun beberapa produsen menyediakan opsi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

2. Multiroof Berlapis Pasir

Atap ini memiliki lapisan pasir yang membantu meredam panas dan suara, cocok untuk daerah bersuhu tinggi atau bising. Kelebihannya adalah lebih baik dalam meredam panas dan suara, serta tampilannya menarik. Namun, atap ini lebih berat dan membutuhkan perawatan ekstra agar lapisan pasir tetap awet.

Multiroof berlapis pasir harganya sedikit lebih mahal dibandingkan galvalum, berkisar antara Rp150.000 hingga Rp250.000 per lembar, tergantung ketebalan dan kualitas pasir yang digunakan. Ukuran atap ini umumnya juga 1 meter x 2 meter, tetapi bisa ditemukan dalam variasi panjang yang berbeda untuk proyek tertentu.

3. Multiroof Standing Seam

Dengan desain modern dan sistem penguncian antar lembaran, standing seam mengurangi risiko kebocoran. Kelebihannya adalah desainnya yang modern, tahan bocor, dan mudah dipasang, tetapi harganya lebih mahal dan pemasangannya membutuhkan tenaga ahli.

4. Multiroof Berlapis Zincalume

Terbuat dari campuran seng, aluminium, dan silikon, atap zincalume kuat dan tahan lama terhadap cuaca ekstrem. Kelebihannya adalah ketahanan tinggi terhadap cuaca ekstrem, namun harga yang lebih mahal dan beratnya membutuhkan rangka kuat. Standing seam adalah pilihan premium dengan desain dan ketahanan lebih tinggi, sehingga harganya pun lebih mahal, mulai dari Rp250.000 hingga Rp400.000 per lembar. Ukuran standar untuk standing seam biasanya 1 meter x 3 meter, memberikan cakupan lebih luas sekaligus meminimalkan sambungan sehingga mengurangi risiko kebocoran.

5. Multiroof Bertekstur

Atap bertekstur memiliki tampilan dekoratif menyerupai genteng tradisional, cocok untuk bangunan bergaya klasik. Kelebihannya adalah tampilan menarik yang sesuai untuk berbagai gaya arsitektur, tetapi harganya tinggi dan lebih berat dibanding jenis lainnya.

Atap bertekstur memiliki daya tarik estetika yang unik, sehingga harganya cenderung lebih tinggi, yaitu antara Rp300.000 hingga Rp500.000 per lembar. Ukurannya umumnya 1 meter x 2 meter, tetapi ada pula variasi lain yang dirancang untuk memenuhi keperluan desain yang spesifik.

Rekomendasi Jenis Atap Multiroof Terbaik

Rekomendasi Jenis Atap Multiroof Terbaik

Rekomendasi atap terbaik yaitu atap Grand Luxe. Grand Luxe memiliki lapisan pelindung UV yang dimilikinya, yang berfungsi untuk menjaga suhu ruangan tetap sejuk dan nyaman meskipun kondisi cuaca di luar sangat panas. Lapisan ini juga menjadikan atap lebih hemat energi karena dapat mengurangi penggunaan AC di rumah.

Selain itu, Atap Grand Luxe memiliki bobot yang ringan, sehingga proses pemasangannya menjadi lebih cepat dan mudah. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk pembangunan rooftop yang minimalis, fungsional, efisien, dan ekonomis.
Pengiriman Asbes Grand Luxe dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN), melalui cabang di Balikpapan. Untuk informasi lebih lanjut atau pemesanan, silakan hubungi WhatsApp yang tertera di bawah ini.
Pesan Sekarang

Penutup

Memilih atap multiroof untuk rumah atau bangunan lain adalah pilihan bijak bagi mereka yang mengutamakan keindahan dan daya tahan. Setiap jenis atap multiroof memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, sehingga penting untuk mempertimbangkan kebutuhan spesifik bangunan.

Pesan Atap Grand Sekarang!