Apa itu Mortar? Fungsi & Kelabihannya Dibanding Semen

Apa itu mortar? Mortar mungkin adalah istilah yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan. Meskipun, begitu masih banyak orang yang mengira bahwa mortal adalah semen. Padahal kedua bahan ini berbeda.

Mortar sendiri merupakan campuran dari semen, pasir, dan air. Sedangkan semen merupakan campuran dari batu kapur, pasir silika, pasir besi, dan tanah liat.

Mortar merupakan material yang sangat vital dalam dunia konstruksi modern. Oleh karena itu, memahami karakteristiknya akan membantu Anda menghemat biaya dan waktu. Mari kita pelajari apa itu mortar.

Mengenal Apa itu Mortar dan Kegunaannya

Mengenal Apa itu Mortar dan Kegunaannya

Mengenal Apa itu Mortar dan Kegunaannya

Mortar adalah sebutan istilah dari campuran semen, air, dan pasir. Istilah lain dari mortar adalah spesi yang terdiri dari bahan pengisi, bahan pengikat, dan air.

Namun, seiring perkembangan zaman, mortar telah dibuat instan yang dapat mempersingkat pengerjaannya. Berikut ini adalah beberapa fungsi apa Itu Mortar, sebagai berikut:

1. Sebagai Perekat Batu Bata

Mortar juga berfungsi sebagai perekat antara batu satu dengan lainnya. Namun, perlu diingat, karena sifat produknya yang instan, tentu komposisi mortar juga perlu diperhatikan untuk mengetahui kegunaan dan jenis mortal yang akan dipilih.

Bata ringan dan bata merah tentu membutuhkan perekat mortar yang berbeda, jadi pemilihan mortar tergantung dari bata yang akan digunakan.

2. Sebagai Plester Dinding

Setelah dinding dibangun menggunakan bata, plester merupakan tahapan selanjutnya yang kemudian tukang lakukan. Plester sendiri dibuat agar bangunan menjadi rata dan halus. Umumnya, ketebalan dari plester ini adalah 10-20 mm.

Adapun mortar yang digunakan untuk plester terbuat dari semen, filler, pasir, serta additive. Pada proses pemasangannya hampir mirip dengan pemasangan bata, yakni dengan menambahkan air saja.

3. Sebagi Acian Dinding

Jika proses pembangunan telah melalui tahap plester, selanjutnya adalah proses acian. Acian sendiri merupakan tahapan akhir sebelum melakukkan pengecatan. Fungsi proses acian adalah untuk menghaluskan dan meratakan permukaan dinding sehingga menjadi lebih halus. Ketebalan dari acian sendiri adalah 1-3 mm.

Umumnya, acian dari mortar mempunyai variasi 2 warna yakni putih dan abu-abu. Kamu bisa mengaplikasikannya berdasarkan keinginan dan desain yang akan kamu buat. Hasil akhir dari proses acian adalah membuat dinding lebih halus dan tidak berdebu. Dengan begitu, penggunaan cat lebih hemat.

4. Sebagai Perekat Keramik

Pasalnya, keramik lantai direkatkan dengan campuran adukan semen dan  passir, tetapi kamu juga bisa memanfaatkan mortar untuk merekatkan keramik ini. Mortar yang digunakan untuk merekatkan keramik dibagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:

  • Mortar perekat keramik,
  • Mortar perekat granite (homogenous),
  • Mortar perekat keramik di atas keramik,
  • dan berbagai jenis mortar lainnya.

Dalam memilih produk mortar harus memerhatikan jenisnya supaya tidak salah dalam penggunaannya. Hal ini untuk membuat kinerja mortar lebih maksimal. Jika penggunaan jenis mortal salah, dapat mengakibatkan penurunan kualitas pemasangan dari keramik itu sendiri.

5. Sebagai Bahan Pengecor

Tidak hanya sebagai perekat, mortar juga digunakan sebagai bahan pengecor. Pasalnya, mengecor dengan mortal dapat mengefisiensi waktu.

Keunggulan Menggunakan Mortar Dibanding Semen

Keunggulan Menggunakan Mortar Dibanding Semen

Keunggulan Menggunakan Mortar Dibanding Semen

Mengingat akan harga mortar yang lebih tinggi dibandingkan dengan semen konvensional. Tentu, kedua bahan tersebut mempunya perbedaan yang signifikan.

Jika dilihat dari segi harga, semen konvensional lebih murah. Namun jika dilihat dari sudut pandang penggunaannya, Mortar lebih efisien dan murah dalam penggunaannya karena lebih praktis dan hemat waktu. Penggunaan semen konvensional digadang-gadang lebih lambat dan bahkan biasanya lebih boros materialnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi, memilih menggunakan mortar bisa menghemat waktu daripada menggunakan semen. Kamu dapat menyesuaikan penggunaannya sesuai dengan jenis mortal yang telah dijelaskan di atas. Terdapat beberapa keunggulan mortar yang menjadi dasar untuk memilih mortar daripada perekat biasa, di antaranya yaitu:

1. Menghemat Waktu

Mortar instan lebih mudah dan dapat menghemat waktu, berbeda dengan semen yang memakan waktu lama dalam pembuatannya.

2. Mudah dan Lebih Praktis

Mortar didesain lebih praktis tanpa perlu mengaduk semen. Pengguna hanya perlu menambahkan air, mortar sudah siap digunakan.

3. Konsistensi Terjamin

Mortar dibuat oleh pabrik yang menjamin kualitas, bahan, dan proses pembuatannya sesuai standar. Sehingga konsistensi dan jaminan kualitas mortar sama.

4.Mudah Disimpan

Mortar bisa disimpan dengan satu tempat saja. Berbeda dengan semen yang membutuhkan 2 tempat untuk membedakan antara semen dan pasir.

Jenis-Jenis Mortar

Jenis-Jenis Mortar

Jenis-Jenis Mortar

Agar tidak salah pilih, berikut ini adalah jenis mortar yang bisa digunakan berdasarkan fungsinya masing-masing:

1. Thin Bed Mortar (Perekat Bata Ringan)

Perekat bata ringan berfungsi untuk merekatkan bata ringan. Mortar jenis ini juga sering disebut sebagai lem behel. Dengan menggunakan mortar bata ringan dapat membuat pekerjaan lebih efisien dibandingkan menggunakan perekat semen konvensional. Karena penggunaannya tanpa mencampurkan semen atau pasir lagi.

2. Mortar Plester Dinding

Berbeda dengan mortar perekat bata ringan, mortar plester dinding dapat diaplikasikan pada bata ringan, bata merah, dan batako. Mortar plester berfungsi untuk memplester dinding.

3. Mortar Acian Instan

Mortar jenis ini berfungsi untuk menghaluskan permrukaan dinding agar merata. Dengan menggunakan mortar acian, kamu tidak membutuhkan plamir lagi, karena tembok sudah dapat dicat.

Kegunaan lain menggunakan mortar jenis ini juga dapat membuat tembok tidak mudah retak-retak. Sehingga akan menghasilkan tembok dengan cat warna yang lebih terlihat dan tidak akan terserap.

4. Mortar Keramik

Sesuai dengan namanya, mortar jenis ini dikhususkan untuk pemasangan keramik. Dengan mengaplikasikan mortar dalam pemasangan keramik, dapat membuat rekatan lebih kuat.

5. Mortar Pemasangan Granite / Homogeneous Tile

Mortar jenis ini bisa digunakan untuk memasang granite pada permukaan beton, screed, atau plesteran. Jenis ini juga sangat cocok diaplikasikan pada granite yang mempunyai daya serap air rendah yang mempunyai pori kecil dengan water absorption kurang dari 5%, juga dapat diaplikasikan pada mosail, batu alam, marmer, dan jenis bahan bangunan lainnya.

Selain bahan mortar untuk membangun rumah, terdapat komponen penting lainnya yang tidak dilupakan yaitu atap rumah. Atap rumah berkualitas baik bisa membantu melindungi rumah dari angin kencang, hujan, panas matahari dan sinar UV seperti Atap Grand Luxe. Produk Grand Luxe juga tersedia dalam berbagai tipe dan dapat dipesan melalui marketplace Shopee dan Tokopedia dengan pengiriman ke seluruh Indonesia, termasuk ke wilayah IKN melalui cabang Balikpapan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk, silakan hubungi kami melalui WhatsApp pada nomor berikut.

Pesan Sekarang

Penutup

Itulah kilasan penjelasan mengenai apa itu mortar, fungsi, kelebihan, dan jenisnya. Terima kasih sudah membaca dan sampai jumpa apda artikel menarik selanjutnya.


Promo Atap Grand Luxe

 TERBARU 

Pesan Atap Grand Sekarang!